15 August 2018

Orasi Politik AHY Dinilai Tak Bermanfaat

KONFRONTASI- Orasi politik yang dilakukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni di Gedung JCC Senayan dinilai tidak ada manfaatnya untuk warga Jakarta.

"Saya akan bicara akademis supaya tidak berpihak, yang terbaik adalah komunikasi sifatnya dialogis, lebih efektif ketika calon itu mengunjungi langsung dialog dibanding pidato dimana audiensi hanya mendengar saja dan itu formal sifatnya," kata Pengamat Komunikasi Politik, Emrus Sihombing, Sabtu (17/12/2016).

Ia menjelaskan kalau sifatnya formal menunjukkan bahwa dia tidak berbicara dengan rakyat, sehingga sungguh dari segi komunikasi tentu hal tersebut tidak efektif. Kalau efektif siapa pun maka lebih baik dialog langsung blusukan mendengar masyarakat.

"Komunikasi informal jauh lebih baik dibanding komunikasi formal," ujarnya.

Menurut dia, komunikasi formal itu dilakukan di suatu gedung, ada podium, ada pendengar seperti halnya yang dilakukan oleh pasangan Agus-Sylvi. Sedangkan, kalau informal itu bertemu spontanitas dengan warga agar ide-ide atau masalah akan disampaikan spontanitas pula.

"Nah kalau dilakukan di suatu ruangan, bisa tidak disiapkan orang yang bertanya, bisa jadi tidak spontanitas," jelas dia.

Oleh karena itu, Emrus menyarankan kepada tiga pasang calon ini melakukan komunikasi informal, dialogis dan spontanitas. Itu jauh lebih natural, jauh lebih menangkap apa yang dirasakan masyarakat dibanding dilakukan di gedung-gedung tertentu dengan podium, cahaya lampu dan sebagainya.

"Saya pikir itu adalah kurang efektif dan menunjukkan formalisasi," tandasnya.

Untuk diketahui, pasangan nomor urut 1 ini Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sudah beberapa kali melakukan orasi atau pidato politik di gedung yang mewah dan megah seperti Jakarta Convention Center (JCC) Senayan dan lainnya.

Namun, pasangan Agus-Sylvi juga sudah beberapa kali absen alias tidak mau hadir dalam acara debat kandidat Gubernur DKI yang digelar oleh stasiun televisi. Alasannya, Agus lebih memilih bersama warga DKI dan debat tersebut bukan resmi serta tidak bermakna.[mr/inl]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...