Orang Dekat Sandiaga Uno Ancam Demo Anies, Ada Apa?

KONFRONTASI- Ketua Umum Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) Sanny Irsan emngancam akan mendemo Anies Baswedan di Balaikota dengan massa sebanyak 5000 orang. Ancaman aksi massa ini terkait keputusan Gubernur Anies Baswedan terkait izin perluasan daratan tempat wisata Ancol. Keputusan tersebut tertuang dalam Kepgub no. 237/2020 pada 24 Februari 2020, di mana Ancol diperkenankan melakukan penambahan daratan
dengan cara menampung lumpur hasil kerukan sedimentasi sungai-sungai di Ibu Kota.


"Apabila beliau tidak mencabut Kepgub ini maka kami akan demo besar-besaran ke Balai Kota. Minimal 5000 orang akan turun" jelasnya, sebagaimana dikutip oleh cnnindonesia.com (2/7).
Sementara itu VP Corporate Secretary PJA (Pembangunan Jaya Ancol), Agung Praptono menjelaskan perluasan kawasan rekreasi itu sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2009. PT PJA akan membangun beberapa fasilitas untuk wisata publik di antaranya adalah
museum Rasulallah SAW pertama dan terbesar yang ada di luar Saudi Arabia, masjid apung pertama di Jakarta dan area pantai symphony of the sea.
Seperti yang tertuang di dalam Kepgub, lahan yang diperluas adalah lahan yang terbentuk dari sedimentasi pembuangan lumpur 13 sungai dan 5 waduk dari tahun 2009.

Sebagai kompensasi, Anies mewajibkan PT PJA untuk menyediakan prasarana, sarana, dan utilitas dasar serta pengerukan sedimentasi sungai sekitar perluasan daratan. PT Pembangunan Jaya juga wajib menyediakan jaringan utilitas, infrastruktur pengendali
banjir, Ruang Terbuka Biru, Ruang Terbuka Hijau, sarana pengelolaan limbah cair dan padat serta harus mengacu pada Rencana Tata Ruang, Masterplan dan Panduan Rancang Kota (Urban Design Guidelines/UDGL) dan ketentuan peraturan perundangundangan.
Sampai saat ini belum diketahui motif politik di balik ancaman pengerahan massa oleh ketua relawan dari mantan Wakil Gubermur DKI tersebut.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...