16 July 2018

Media dan Civil society Curigai Pertemuan Novanto dan Ketua MA: Ada Transaksi ''Haram'' Apa lagi?

JAKARTA - Jika benar Setya Novanto lolos dari jerat hukum dalam skandal e-KTP, maka ambruklah kepercayaan publik pada hukum dan KPK akan tergerus kredibilitasnya, serta pemerintahan Joko-JK pun tercoreng.   Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia menyebut jika Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto akan lolos dari kasus dugaan korupsi e-KTP..Doli menyebutkan salah satu informasi yang diperolehnya untuk menguatkan dugaan Novanto akan lolos adalah ketika politisi Golkar yang juga Anggota Komisi III DPR, Adies Kadir mempertemukan Setya Novanto dengan Ketua Mahkamah Agung (MA) pada acara sidang terbuka disertasinya akhir Juli lalu. Para analis melihat, peremuan Novanto dan Ketua MA  makin mengundang kecurigaan  media, publik dan civil society soal pertemuan yang dianggap ''bermasalah dan haram'' itu. .''Pertemuan itu rasanya haram dan harus diusut KPK dan instansi terkait,'' kata analis Reinhard Msc, seorang peneliti independen.

Dia juga menduga nasib Novanto akan sama dengan kasus-kasus dugaan korupsi sebelumnya yang pernah menyeret nama Ketua DPR tersebut.

Doli  sendiri mengaku kabar lolosnya Novanto dari kasus e-KTP sudah tersebat dikalangan elit politik khususnya di DPR. Bahkan kalangan anggota dewan di Senayan berani bertaruh dengan nasib Novanto tersebut.

"Kita semua pun terkejut saat itu, kenapa tiba-tiba Setyanovanto bisa bersandingan dengan Ketua Mahkamah Agung sebagai penguji disertasi. Padahal dari latar belakang disiplin ilmu dan strata akademik Setya Novanto tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang diujikan," imbuhnya.

Dia menambahkan pertemuan itu patut diduga upaya pembicaraan dan pendekatan yang dilakukan oleh Setya Novanto kepada Ketua Mahkamah Agung.

"Mungkin karena salah satu peristiwa itulah kenapa Setyanovanto dan orang-orang yang mendukungnya yakin sekali bahwa yang bersangkutan akan lolos. Bayangkan betapa yakinnya mereka sampai ada yang berani taruhan," paparnya.

''Media dan civil society curigai pertemuan Novanto dan Ketua MA: Ada Transaksi ''Haram'' Apa lagi?, '' kata analis dan aktivis Prodem Setyo Purwanto dalam satu diskusi.

Atas informasi itu, GMPG telah melayangkan surat kepada Ketua Komisi Yudisial (KY) untuk dapat segera merespon dan ditindaklanjutinya.

"Kami juga akan segera mendatangi Ketua Mahkamah Agung untuk meminta klarifikasi atas informasi tersebut," pungkasnya.[jat]

Tags: 
Category: 
Loading...