Krisis Kepercayaan Dari Pasar dan Masyarakat Meluas. Sri Mulyani Bangkrut, Jokowi bisa Jatuh

KONFRONTASI- Pemerintahan Jokowi dengan Tim Ekuin Menkeu Sri Mulyani, Menko Airlangga Hartarto cs hanya memberikan kegelisahan dan ketidakpastian  serta kepanikan atas ambruknya ekonomi, tanpa solusi dan terobosan sehingga menimbulkan krisis kepercayaan dari pasar dan masyarakat madani (civil society)  yang terus meluas, Jokowi bisa jatuh mendadak.

Demikian pandangan dan peringatan dari  tokoh Gerakan 1998 dan Kappi 1966 Bennie Akbar Fatah  dan Mantan anggota DPR-RI DJoko Edhi Abdurahman dalam mencermati kondisi ekonomi-politik dewasa ini.

''Ambruknya pasar modal, bursa saham dan ambruknya sektor riil dimana PHK meluas dan harga-harga kebutuhan pokok naik tajam, bahkan fluktuasi tak karuan, sudah membuat rakyat kecewa, marah, frustasi dan siap meledak dalam abnormalitas ekonomi-politik. DPR hanya mikirin gajinya sendiri, para pejabat eksekutif, legislatif dan yudikatif hanya perduli gajinya sendiri, sementara rakyat tidak ada lapangan kerja,  jatuh miskin dan tergulung abnormalitas itu. Intervensi BI atas rupiah tidak akan menolong rakyat banyak, sebab sesungguhnya Rupiah sudah jeblok, ekonomi jeblok dan para pejabat cuma bisa ngomong yang meresahkan, menggelisahkan dan penuh ketidakpastian, bahkan mengesankan kepanikan,'' kata Bennie, mantan Ketua Tim 11 KPU era Presiden Habibie

Mahasiswa, katanya, mungkin turun ke jalan sampai rezim Jokowi bangkit mengatasi masalah atau malah rezim Jokowi  jatuh ambruk di tengah jalan karena ketidakmampuan Jokowi memecahkan masalah ekonomi yang menggilas rakyat.

Image result for djoko edhi ab

Mantan anggota DPR-RI DJoko Edhi Abdurahman mengungkapkan:'' Menkeu Sri Mulyani bangkrut. Ekonomi salah kelola. Pertumbuhan paling banter 3,9. Turunkan Jokowi! Dampak corona baru mulai. SARS dulu 8 bulan. Jokowi cuma kasih makan rakyat dgn kebohongan,' ungkapnya di twiter.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA