7 December 2019

KPU Sombong Seperti Firaun

KONFRONTASI - Pemilihan Umum (KPU) dianggap bersikap sombong layaknya Firaun, penguasa Mesir zaman dulu, dalam sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW), kesombongan itu ditunjukkan dengan begitu sedikitnya saksi yang dihadirkan KPU Jumat ini untuk menandingi keterangan saksi Prabowo-Sandi yang jumlahnya mencapai hingga 15 dalam sidang sebelumnya.

"Kalau teman-teman (KPU) itu sedang menunjukkan kesombongannya, dan kesombongan ini bukan soal biasa. Firaun dulu juga sombong," ujar BW di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat, 21 Juni 2019.

Adapun, dalam sidang, KPU menghadirkan satu saksi saja, Marsudi Wahyu Kisworo, sebagai saksi. BW menyampaikan, lembaga penyelenggara Pemilu itu terlampau percaya diri keterangan dari satu saksi saja bisa mementahkan keterangan 15 saksi Prabowo-Sandi.

 "Mereka terlalu overconfident kan," ujar BW.

Selain itu, BW juga mengemukakan, sikap terlampau percaya diri KPU juga ditunjukkan dengan hanya dibacakannya 30 dari 300 halaman dokumen mereka dalam sidang perdana. BW mengaku Prabowo-Sandi tidak ingin sombong seperti KPU dengan meremehkan keterangan pihak lain dalam sidang.

"Kalau pakai bahasa lain, mereka terlalu sombong. Saya tak ingin menjadi orang yang sombong. Saya ingin membuktikan sekecil apa pun kemungkinan untuk melihat kecurangan itu kita buktikan," ujar BW.[ian/viva]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...