23 September 2019

Ketua KPU Akui Potensi Kecurangan Petugas Input Data Situng Itu Ada

KONFRONTASI-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengakui adanya potensi kecurangan yang dilakukan petugasnya saat menginput data hasil perhitungan suara pemilu ke Sistem Informasi Perhitungan (Situng).

Pengakuan merupakan tanggapannya atas protes Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang menyebut adanya petugas KPU yang curang.

"Nanti kita cek ya. Kan ada yang sengaja, ada yang... Saya tidak bisa menyimpulkan ini apakah terjadi kesengajaan atau human error, atau tidak sengaja atau bagaimana," kata Arief Budiman saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (21/4/2019).

Dia menjelaskan kalau kesalahan input data yang terjadi saat ini, pernah terjadi pada pemilu-pemilu sebelumnya. Faktor utamanya disebabkan oleh kesalahan input data oleh petugas. Sehingga ia beranggapan kalau kejadian salah input data hasil penghitungan suara pilpres di 9 TPS murni kesalahan petugasnya (human error).

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandi memprotes KPU. Mereka menduga KPU melakukan kecurangan karena adanya kesalahan input data hasil penghitungan suara pilpres yang keliru, yakni jumlah suara Prabowo-Sandi di dalam Situng berbeda dengan hasil penghitungan suara yang tercatat dalam form C1.

Ketidaksesuaian ini lantas ditanggapi oleh KPU dengan menyebutkan sembilan TPS yang terindikasi telah salah dalam melakukan input data. Di antaranya berasal dari Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu di TPS 17 Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela yang sudah dikoreksi KPU.

Lalu di Lombok Tengah TPS 03 Desa Gonjak Kecamatan Praya sedang dalam koreksi penginputan. Di DKI Jakarta, tepatnya di TPS 93 Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pun sudah dikoreksi KPU.

Kemudian di TPS 10 kelurahan laksamana, Dumai, Provinsi Riau sudah dikoreksi penginputannya. Lalu di Jawa Tengah ada dua TPS yakni di TPS 25 Kelurahan Banjarnegoro, Kecamatan Martoyudan, Kabupaten Magelang sudah dikoreksi. Di TPS 7 Kelurahan Rojoimo Kecamayan Wonosobo masih dalam proses penginputan.

Di Maluku ada satu TPS, yaitu di TPS 6 Kelurahan Lesane Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah sudah dikoreksi. Di Banten, tepatnya di Serang TPS 39 Kelurahan Cipete Kecamatan Curug. Terakhir TPS yang melakukan salah input jumlah suara Pilpres ada di Jawa Barat di TPS 15 Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Sukabumi. (Mr/hanter)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...