Kata Fadli Zon, KPU Aneh Tak Masukkan Rekomendasi Panja Pilkada di PKPU

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai sikap KPU aneh tidak memasukkan rekomendasi Panja Pilkada Komisi II DPR RI dalam Peraturan KPU.

Menurut dia, sikap KPU demikian justru membuat permasalahan pelaksanaan pemilihan kepala daerah tidak akan selesai.‎ "KPU ini cukup aneh ya, dia tidak mau menyelesaikan masalah," kata Fadli di DPR RI, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Menurut Fadli, KPU dapat menjadi penyebab konflik sosial dan politik yang berkepanjangan di daera‎h. Pasalnya, KPU tidak membuat persoalan pilkada menjadi selesai dan seolah berlindung di balik undang-undang.

"Padahal rekomendasi Komisi II tidak menyalahi undang-undang manapun, karena memang belum diatur begitu ya," tutur politikus Partai Gerindra itu.

Ia lalu mencontohkan saat Presiden Joko Widodo mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) KPK. Di mana secara usia Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki sudah melewati batas usia 65 tahun‎. Sedangkan usia Ruki diketahui 67 tahun.

"Tapi kan kita mencari jalan keluar penyelesaian hukum. Perppu diterima dengan catatan jadi sebenarnya melanggar undang-undang," ujarnya.

Sehingga, kata Fadli, persoalan pilkada juga harus dicari solusinya. DPR lalu mengakomodir KPU sebagai penyelenggaraan pemilu dalam UU Pilkada.

"Kita ini mau menyelesaikan masalah bukan mencari masalah, saya melihat KPU itu lagi cari masalah, begitu jadi komisioner yang ada sekarang itu menurut saya bermasalah," imbuhnya. (JPN)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...