14 November 2019

''Jokowi, Kau yang berjanji, kau yang mengingkari. Kau yang memulai, Rakyat yang Mengakhiri,'' kata Bennie Akbar Fatah

KONFRONTASI-  Capres Joko widodo sebaiknya tahu diri, tak ngotot dua periode karena kejahatan pemilu paling buruk & curang, ekonomi menuju krisis, politik makin gaduh dan destabilisasi,  petugas meninggal di KPPS sudah 600  warga dan lebih 10 ribu orang sakit, terjadi politik uang dan pelanggaran pemilu lainnya. Dengan kata lain,  Capres Jokowi, Kau yang berjanji, kau yang mengingkari. Kau yang memulai, Rakyat yang mengakhiri.

Demikian saran dan pandangan Bennie Akbar Fatah, aktivis senior Gerakan 1998 dan mantan pimpinan KPU era Presiden Habibie. Bennie Fatah, sosok berdarah Bugis-Jawa yang sahaja ini, adalah mantan Direktur Pengeboran korporasi Migas AS di Asia Tenggara dan alumni sekolah  drilling minyak Texas, USA. Jokowi , katanya, harus belajar dari Soekarno, Soeharto dan Gus Dur-Megawati yang memilih mundur ketimbang diserbu, didemo dan dilengserkan rakyat banyak dengan potensi konflik horisontal.

''Kau yang berjanji, kau yang mengingkari. Kau yang memulai, maka Rakyat yang mengakhiri,'' kata Bennie Fatah,aktivis KAPPI 1966

Menurutnya, Capres Joko widodo dan KPU harus mundur dan meminta maaf  pada rakyat, kubu 02 dan bangsa Indonesia  karena menghancurkan daulat rakyat dan demokrasi, menodai amanat konstitusi dan amanat rakyat dengan kejahatan kecurangan pemilu masif dan kegagalan ekonomi. Jika tidak, gerakan kedaulatan rakyat akan mencapai ratusan ribu warga, bahkan sejuta orang untuk menumbangkan kejahatan pemilu dengan dampak diskualifikasi Jokowi dan ambruknya rezim Jokowi ini. Dan aksi ini mendapat dukungan/simpati AS/Uni Eropa dan  sekutunya, yang sudah mengetahui kejahatan pemilu curang ini , malah ditandai dengan penarikan keluar  dana trilyunan rupiah dari  Indonesia.  Dalam beberapa hari ini sudah Rp11 trilyun dana  minggat keluar dari Indonesia dan BI pun mulai panik dan blingsatan kalau arus dana keluar itu berkelanjutan. Jokowi ngeblok ke China komunis dan itu tercela dan dimusuhi oleh AS/ Uni Eropa dan sekutunya.

 

KPU, katanya,  harus minta maaf karena semua komisionernya terancam hukuman penjara dengan meninggalnya lebih 500 petugas KPPS dan kecurangan pemilu dimana menurut pasal 542, soal salah input yang mengakibatkan hilangnya 1 suara, bisa dikena pidana penjara hingga 4 tahun. Apalagi Situng yang diketahui salah input ribuan kali.

Para analis dan aktivis menganalisis, pada 22 Mei dan 25 Mei 2019 ini, percuma KPU paksakan menang Jokowi-Maruf karena pemilu tidak jurdil, KPU-nya tidak kredibel, dan pergolakan daulat rakyat bakal deras merobohkan kejahatan pemilu dan mendiskualifikasi Jokowi (01).

Kalau KPU paksakan menang Jokowi (paslon 01) bakal jadi krisis legitimasi dan pasar bakal menolak, seirama dengan perlawanan daulat rakyat oleh civil society dan kubu 02. Rupiah bakal ambruk dan krisis ekonomi membayangi RI sampai akhirnya jatuh Jokowi yang selama ini ngeblok ke China RRC.

 

DAFTAR SEMENTARA PERWIRA TINGGI UNTUK BACK UP KEMENANGAN RIIL PRABOWO - SANDI

"Kedaulatan Rakyat"

1. Jenderal TNI Purnawirawan Djoko Santoso (mantan Panglima TNI)
2. Laksamana TNI Purnawirawan Widodo AS (mantan Panglima TNI)
3. Irjen Pol Purnawirawan Farouk Muhammad Syechbubakar (mantan Kapolda NTB)
4. Mayjen TNI Glenny Kairupan, M.Sc. (mantan dosen Lemhannas RI)
5. Letjend Purnawirawan M Yunus Yosfiah (mantan Panglima Pangdam II Sriwijaya)
6. Letjend Purnawirawan Johanes Suryo Prabowo (mantan Kepala Staf Umum TNI)
7. Letjend TNI Purnawirawan Syarwan Hamid (mantan Kassospol TNI AD)
8. Letjend TNI Purnawirawan Suharto (mantan Komandan Korps Marinir)
9. Brigjen Pol Purnawirawan Taufiq Effendi (mantan Menpan dan mantan Staf Ahli Kapolri)
10. Komjen Pol Purnawirawan Adang Darajatun (mantan Wakapolri)
11. Laksdya TNI Purnawirawan Freddy Numberi (mantan Menteri Perhubungan)
12. Jenderal TNI George Toisutta (mantan Kepala Staf TNI AD)
13. Letjend TNI Purnawirawan Burhanuddin (mantan Pangdam I Bukit Barisan)
14. Laskdya TNI Purnawirawan Moeklas Sidik (mantan Wakil Kepala Staf TNI Al)
15. Mayjen TNI Purnawirawan Sudrajat (mantan Kapuspen TNI)
16. Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen (mantan Kepala Staf Kostrad)
17. Jenderal TNI Purnawirawan Pramono Edhie Wibowo (mantan Kepala Staf AD)
18. Mayjen TNI Purnawirawan Hendradji Supanji (mantan ASPAM KASAD)
19. Letjen TNI Purnawirawan Cornel Simbolon (mantan Wakil KSAD)
20. Letjend TNI Purnawirawan Joko Sumaryono (mantan Sesmenko Polhukam)
21. Letjen TNI Purnawirawan Romulo Robert Simbolon (mantan Sesmenko Polhukam)
22. Mayjen TNI Purnawirawan Nachrowi Ramli (mantan Kepala Lembaga Sandi Negara RI)
23. Mayjen Purnawirawan Bimo Prakoso (mantan Staf Ahli Lemhannas RI)
24. Mayjen TNI Purnawirawan Tono Suratman (mantan Asops TNI)
25. Mayjen Purnawirawan Amir Sembiring (mantan Dankodiklat AD)
26. Laks TNI Purnawirawan Tedjo Edhy Purdijatno (mantan Menkopolhukam RI)
27. Mayjen TNI Purnawirawan Johnny Wahab (mantan Koorsahli KSAD)
28. Mayjen TNI Purn Mahidin Simbolon (mantan Danpusterad TNI AD/mantan Pangdam XVII Trikora)
29. Mayjen TNI Purnawirawan Soenarko (Mantan Danjen Kopassus)
30. Mayjen TNI Purnawirawan Chairawan (mantan Komandan Grup 4 Sandi Yudha Kopassus)
31. Marsda Purnawirawan Eko Edi Santoso (mantan Komandan Kodikau)
32. Irjen Pol Purnawirawan Tommy Trider Jacobus (mantan Kapolda Papua)
33. Brigjen Purnawirawan Pol Timbul Sianturi (mantan Kadispenum Mabes Polri)
34. Marsma Wutanto Juwono (mantan Penerbang TNI AU)
35. Marsma Purnawirawan Istowo (mantan Asper Kepala Staf TNI)
36. Mayjen Purnawirawan Chairawan mantan Staf BIN)
37. Bambang Kristiono (mantan Komandan Batalyon 42 Group 4 Sandi Yudha Kopassus dan Komandan Tim Mawar/Anggota Legislatif Terpilih Gerindra untuk DPR RI)
38. LetJen Syafrie Syamsudin, Mantan Wakil Menteri Pertahanan

39 Mayjen TNI Purn Yudi Magio Yusuf,

40.Letjen TNI Purn Agus Sutomo (mantan Danjen Kopassus)

dll

(*FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...