Ini Hasil Suvei LSR Untuk Cagub Jatim : Gus Ipul Teratas, Risma Nomor Dua

KONFRONTASI -  Lembaga Survei Regional (LSR) merilis hasil survei terbarunya, Kamis (1/6/2017). Hasilnpya, Saifullah Yusuf masih di posisi teratas dengan 86 persen. Diikuti oleh Tri Rismaharini (78 persen) dan Khofifah Indar Parawansa (77 persen).

Berdasarkan penjelasan direktur LSR, Mufti Mubarok, tetap stabilnya posisi Gus Ipul sebagai cagub terpopuler karena seringnya wakil gubernur tersebut tampil di berbagai media. Baik sebagai wakil gubernur maupun bakal calon gubernur.

"Selama ini memang sudah ada yang mulai memperkenalkan diri sebagai calon gubernur meski pembukaan secara resmi oleh KPU belum dilakukan. Tak mengherankan apabila sudah ada calon yang namanya telah populer sebagai calon gubernur," kata Mufti pada temu jurnalis, Kamis (1/6/2017).

Selain fenomena Gus Ipul, Mufti juga menyoroti nama Risma yang secara fenomenal menggusur nama calon gubernur pada pilkada sebelumnya, Khofifah.

Menurut Mufti, masuknya nama Risma ke dua besar disebabkan jabatan Risma sebagai walikota.

Apalagi kata Mufti, Risma selama ini berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan atas prestasinya di berbagai bidang.

"Karena prestasi itulah, banyak media yang memberitakan. Sehingga, meskipun belum pasti maju pada pilkada nanti, namanya sudah cukup populer," kata Mufti.

Berbeda halnya dengan Khofifah. Menteri Sosial RI ini terlalu lama dalam melakukan survei atau istilah yang dipakai oleh Khofifah, check sound. Publik, menurut Mufti, mulai pesimis terhadap pencalonan Khofifah.

"Kalau memang benar mau maju, ya harus segera mendekati partai. Sejauh ini partai-partai besar sudah mulai condong ke satu figur. Kalau seperti ini terus bukan tak mungkin bakal kehilangan partai sehingga membatalkan kemungkinan untuk maju," pungkas Mufti.

Pada survei ini, Gus Ipul mengusai delapan kabupaten di Jatim. Sedangkan Risma dan Khofifah masing memimpin di enam dan tujuh kabupaten di Jatim. Selebihnya, ada nama Halim Iskandar dan Hasan Aminuddin, yang masing-masing menguasai 3 kabupaten.

Survei tersebut dilakukan selama periode November 2016 hingga Maret 2017 di seluruh wilayah di Jatim. Menggunakan jumlah responden yang mencapai 20 ribu, margin of error survei ini sebesar lima persen. (Juft/Surya)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...