20 June 2018

Ibas Masuk Jadi Kandidat Cagub DKI dari Demokrat

KONFRONTASI - Partai Demokrat masih menggodok kandidat yang akan diusung di Pilgub DKI 2017. Partai Demokrat akan mengutamakan kader internal partai untuk diusung sebagai calon gubernur (cagub) DKI 2017.

"Terjaring aspirasi kader dan publik, PD serius untuk Pilgub DKI. Saat ini yang mencolok dimunculkan kader dan publik ada 7 nama. Masing-masing punya market kuat," ungkap jubir Partai Demokrat Ramadhan Pohan si sela-sela pelatihan kader di Novotel Hotel, Bogor, Kamis (31/3/2016).

Dia mengatakan beberapa kader yang berpeluang untuk diusung sebagai cagub DKI adalah Nachrowi Ramli, Roy Suryo, Soekarwo, Dede Yusuf, Rachland Nashidik, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Ramadhan mengatakan, tokoh-tokoh tersebut dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak yang baik dan potensial untuk diusung menjadi cagub DKI.

Dia mencontohkan seperti Ketua DPD Jawa Timur Soekarwo atau yang akrab disapa Pakde Karwo memiliki pengalaman dalam mengelola daerah dengan pengalamannya menjadi Gubernur Jawa Timur (Jatim) selama dua periode.

"Jelas modal kuat. Sukses memimpin pembangunan provinsi terbesar kedua Indonesia, saatnya mungkin untuk Pakde memimpin provinsi terbesar yakni DKI Jakarta. Track record Pakde jelas dan kuat. Pemilih Jawa juga kuat dan terbesar di DKI, Pakde populer dan dikenal luas," jelasnya.

Kader lain yang disebut potensial untuk cagub DKI adalah anggota Fraksi Partai Demokrat yakni Dede Yusuf yang penah menjadi Wagub Jawa Barat. Dede yang juga dua kali menang dalam Pileg.

"Jelas Dede teruji. Saat ini Dede memimpin Komisi Kesehatan dan Tenaga Kerja di DPR RI. Dede juga dekat dan digemari kalangan muda dan pemilih pemula, selain ramah dia juga simpati membela kepentingan kaum perempuan. Cukup komplet," ujarnya.

Partai Demokrat juga memunculkan nama wakil Sekjennya yakni Rachland Nashidik. "Dia mantan aktivis HAM, punya kedekatan luas dengan kalangan LSM dan aktivis. Selain sosok muda, Rachland punya kepekaan sosial tinggi. Sangat layak jika diberi kesempatan memimpin Jakarta," kata Ramadhan.

Satu nama kader lain yang dianggap bisa bersaing untuk DKI 1 adalah Ibas. Dia dianggap sebagai sosok muda dan cukup populer dan memiliki pengalaman pada jabatan strategis partai.

"Mas Ibas dua kali memenangkan Pileg. Sekarang memimpin Fraksi PD di parlemen. Kepemimpinannya kuat, tegas, dan terukur. Referensi soal pembangunan kota Mas Ibas juga punya," kata Pohan.

Ramadhan mengatakan, selain itu Partai Demokrat memasukkan nama tokoh dari luar partai yakni tokoh militer Sjafrie Sjamsoeddin.

Sebab pada era pemerintahan SBY, mantan Pangdam Jaya dan Kapuspen TNI itu pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.

"Pengalamannya di militer komplet dan teruji. Referensinya untuk DKI juga kuat. Sejak reformasi ia sudah dikenal dekat dan luas oleh publik umum. Tak perlu diragukan, kami melirik potensi kuat Bang Sjafrie karena disuarakan kader dan simpatisan PD," Ramadhan.

Namun tokoh-tokoh tadi akan dibahas kembali di Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk ditentukan siapa yang dianggap layak diusung menjadi cagub DKI 2017.

"Yang menentukan calon dari PD nantinya adalah Majelis Tinggi. Paling telat sekitar September tahun ini. Masih cukup waktu," katanya.(inlh/ar)

Category: 
Loading...