21 June 2018

Hah, Perry Janji Buat Rupiah Berotot?

KONFRONTASI -  Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS) belakangan menunjukan pelemahan. Bahkan, hari ini rupiah Rp 14.202 per dolar AS.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo berjanji akan membuat mata uang garuda menguat lagi. Janji ini dikatakan oleh Perry usai dilantik menjadi Gubernur Bank Sentral menggantikan posisi Agus Martowardojo yang purna tugas.

"Prioritas saya di BI dalam jangka pendek adalah memperkuat bagaimana langkah langkah segera menstabilkan nilai tukar rupiah.Itu prioritas kami dalam jangka pendek," kata Perry di Gedung MA, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

Menurut Perry, pelemahan rupiah belakangan ini dikarenakan faktor dari luar. Perry mengklaim, ekonomi dalam negeri dalam keadaan baik.

"Kondisi ekonomi domestik kita itu cukup baik. Inflasi gak lebih dari 3.5 persen. Akhir tahun kita perkirakan sekitar 3.6 persen. Cukup bagus, cukup rendah. Core inflation malah lebih rendah terakhir hanya 3.2 persen. Itu rendah banget, sampe sekarang tetap terjaga," kata dia.


Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan satu yang hanya 5,06%, jauh dari target, ia yakin kedepan akan lebih baik dan bisa memenuhi target dalam year on year (yoy).

"Perkiraan kami sekitar 5,2 persen full year," ujar dia.

Perry ingin, pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Namun, ada bebrapa aspek, baik eksternal maupun domestik yang memang belom bisa tahun ini mendorong pertumbuhan ekonomi ke 5,3.

"Tapi kita bandingkan, even 5,2 dibandingkan negara lain cukup baik. Pertumbuhan ekonomi cukup baik," kata dia. [KONF/INILAH]

Category: 
Loading...