16 November 2018

Diduga Terlibat Kasus e-KTP, Bagaimana Peluang Ganjar di Pilgub Jateng?

KONFRONTASI -   Hasil survei Lembaga Kajian Politik dan Sosial Masyarakat Jawa (LKPS-Masyarakat Jawa) menunjukan bahwa masyarakat Jawa Tengah sangat menginginkan pemimpinnya jujur dan bersih serta tidak terindikasi mencuri uang negara.

"Dan itu, ada pada sosok Sudirman Said yang memiliki pasangan Cawagaub Ida Fauziyah," kata Direktur LKPS-Masyarakat Jawa, Tubagus Alvin, Sabtu (23/6).

Apalagi masyarakat Jawa secara kultur punya pandangan terkait kepemimpinan yang dituntut harus menjadi pemimpin jujur dan bisa di jadikan suri tauladan bagi masyarakat. Disebutnya nama Ganjar Pranowo sebagai salah satu penerima fee proyek E KTP di berbagai pemberitaan memberikan dampak signifikan terhadap pilihan masyarakat Jawa Tengah.

"Sementara Calon Wakil Gubernurnya Taj Yasin Juga tidak banyak membantu untuk mendongkrak elektabilitas dari kalangan NU, hal ini disebabkan memiliki irisan yang sama dengan Cawagub Sudirman Said yang juga dari kalangan NU," lanjut Alvin.

Survei yang melibatkan 2.220 responden ini menilai, dari dua tokoh itu, sebanyak 89,6 persen mengatakan Sudirman Said adalah tokoh yang bersih dari Korupsi bahkan berani membongkar 'Skandal Korupsi'.

"Sementara hanya 52,3 persen yang mengatakan Ganjar Pranowo bersih dari korupsi," urainya.

Saat responden ditanya apakah percaya jika Ganjar Pranowo terlibat kasus e-KTP seperti pengakuan Setya Novanto dan Nazarudin? Hampir 80,9 persen percaya. Dan sebanyak 19.1persen tidak percaya.

Begitu juga dengan pertanyaan, "Jika Pilkada Jawa Tengah digelar pada hari ini siapa yang akan bapak-ibu pilih antara Ganjar Pranowo dan Sudirman Said sebagai Gubernur Jawa Tengah".

Secara spontan 50,8 persen responden mengaku akan memilih Sudirman Said sebagai Gubernur Jawa Tengah Dan sebanyak 40.7 persen memilih Ganjar Pranowo sebagai Gubernur. Sisanya 8,5 persen tidak menjawab.

"Alasan dari 51,3 persen yang memilih Sudirman Said, karena ingin Jawa Tengah dipimpin oleh Tokoh yang tidak tersandera oleh kasus Korupsi e- KTP. Sementara yang 43,8 persen memilih Ganjar Pranowo beralasan jika Ganjar terlibat kasus e KTP maka masih Ada wagubnya yang akan menggantikannya," paparnya.

Sudirman-Ida juga dipilih 52,4 persen responden, saat ditanya soal partai pendukungnya yakni Gerindra, PKB, PKS dan PAN.

Sementara pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung PDIP, PPP, Demokrat, dan NasDem, hanya dipilih 45,2 persen dan sisanya 2.4 persen tidak menjawab.

Untuk diketahui, dalam penelitian ini, LKPI mengunakan Metode Jajak Pendapat dengan cara wawancara dan kuisioner kepada 2.220 warga Jawa Tengah yang terpilih secara proposional dan Tersebar di 35 Kab/ Kota. Responden ditentukan dari populasi DPT Pilkada 2018 sebanyak 27.068.125 orang.

Penelitian ini mengunakan Metode Multistage Random Sampling dengan Margin of Eror -/+ 2,08 persen dengan tingkat kepercayaan 95 %. Survei dilaksanakan mulai tanggal 7 - 20 Juni 2018.(KONF/SKALA)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...