Cabut Subsidi BBM Proyek Bank Dunia, Lawan!

KONFRONTASI - Koordinator Koalisi Anti Utang, Dani Setiawan menjelaskan UU Minyak dan Gas sangat liberal dan pro asing. Karena memang, Amerika Serikat berada di balik pembuatan UU tersebut, baik dari segi konsep dan pendanaan.

"USAID helped draft new oil and gas policy legislation'. (Pernyataan) Itu di (ada) website resmi USAID tahun 2002 yang sudah mereka hapus link-nya," jelas Dani (Kamis, 20/11).

Sepak terjang United States Agency for International Development alias USAID ini disokong Bank Dunia

Dani menjelaskan, tahun 2003 Bank Dunia menyambut dengan memberi utang 141 juta USD untuk program 'penghilangan subsidi secara bertahap untuk bahan bakar'.

Kalimat dalam kutip tersebut, sambung Dani, adalah bahasa resmi dalam dokumen proyek utang Bank Dunia.

"Jelas mereka ingin subsidi BBM dicabut. Sebagai barang strategis, dagang BBM jelas menawarkan keuntungan sangat besar. Artinya penguasaan produksi dan distribusi BBM oleh pemain migas asing," ungkap Dani.[ian/rm]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...