Bennie Akbar Fatah: Rezim Jokowi Represif terhadap Aktivis, ulama, seniman dan intelektual

KONFRONTASI- Bennie Akbar Fatah, Mantan Ketua KPU 1999 yang juga aktivis senior Gerakan 1998, mengingatkan bahwa Rezim Jokowi  bertindak represif dan jahat terhadap masyarakat, terutama terhadap para aktivis, ulama, seniman dan intelektual di Indonesia yang berfikir sehat dan kritis. Harusnya, kata Bennie,   rezim Jokowi bersikap demokratis,adil dan tidak mengulangi kesalahan rezim Orde Baru. ''Tapi malah makin jahat dan represif, ini sangat mengkhawatirkan dan meresahkan ummat dan kaum terpelajar,'' katanya.

‘’Kita percaya Allah SWT akan membalas semua perbuatan sewenang2, bodoh dan jahat itu dengan kemenangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2109 ini karena ummat dan rakyat sudah tahu bagaimana represi rezim yang jahat ini terhadap masyarakat yang bersikap kritis,’’ kata Bennie Fatah.

‘’Kalau terjadi kecurangan di Pilpres nanti, maka masyarakat dan ummat tidak akan tinggal diam. Sudah mendekati pasti bahwa Allah SWT akan meridhoi dan menguatkan perjuangan rakyat untuk mengakhiri kezaliman rezim ini dengan kemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres,’’ ujar Bennie.

Bennie juga ingatkan bahwa RI era Jokowi sudah tergantung pada China karena program Jokowi menekankan kembali pada  pembangunan infrastruktur yang ada di Indonesia, dan proyek itu banyak bocor dan tak efeisien. Sehingga Indonesia telah menjadi ‘negara klien’ bagi China dan tergantung pada China. (gg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA