10 December 2019

Bamsoet Dukung KPK Usut Dugaan Suap Politisi Golkar

KONFRONTASI-Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan suap salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Golkar, Budi Supriyanto, didukung Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Budi diduga menerima suap ratusan ribu dolar Singapura dari Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

"Kami dukung apapun langkah hukum KPK sejauh miliki bukti-bukti yang cukup. Kami tidak pernah mencampuri urusan KPK. KPK pasti dengan pertimbangan matang," kata Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, di ruang Fraksi Golkar, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Maret 2016.

Menurut Bamsoet, Budi sebenarnya sudah berniat mengembalikan uang itu kepada negara. Namun, dari batas waktu yang ditetapkan dalam Undang-Undang, Budi tidak mengembalikan uang itu sehingga surat perintah penyidikan (Sprindik) sudah lebih dahulu dikeluarkan KPK.

"Yang bersangkutan sebetulnya berupaya kembalikan uang tersebut, mengacu pada UU Gratifikasi," ujar Ketua Komisi III itu.

Bamsoet meminta KPK mempertimbangkan niat awal Budi untuk mengembalikan uang. Golkar juga siap memberi bantuan hukum, jika Budi memintanya.

"Kami harap penyidik KPK jadikan niat pengembalian gratifikasi sebagai hal yang meringankan," tuturnya.

Penyidik KPK menduga Budi Supriyanto telah menerima suap 305 ribu dolar Singapura dari Abdul Khoir. Suap tersebut diberikan dengan maksud agar perusahaan Abdul Khoir, bisa mendapatkan proyek pembangunan jalan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).[mr/viva]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...