19 April 2019

Apel Kebangsaan Rp 18 Miliar ala Ganjar Pranowo Dilaporkan ke KPK dan Bawaslu

KONFRONTASI -  Apel Kebangsaan yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Pemprov Jateng masih menjadi perhatian publik. Kini, puluhan pengacara yang tergabung dalam Advokat Bela Keadilan (Abeka) akan melaporkan politisi PDI-P tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adapun yang menjadi bukti yakni, penggunaan dana apel kebangsaan yang bersumber dari Pemprov Jateng sebesar Rp 18 miliar. ”Kita sudah kumpulkan data, tinggal laporan ke KPK. Tinggal koordinasi apa saja bahan yang sudah dikumpulin, yang jelas banyak,” kata Tim Advokat Bela Keadilan, Listyani, Senin (18/3/2019) kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa bukti yang dimiliki berupa daftar pemenang tender acara, kemudian ada daftar undangan dari berbagai instansi di semua daerah. Selain dilaporkan ke KPK, ia juga berencana mengadukan kegiatan apel kebangsaan ke Bawaslu. “Secepatnya akan kita sampaikan ke dua instansi itu. Kita tetap bergerak terus,” sambungnya.

Sementara itu, Koordinator Hubungan Masyarakat dan Antarlembaga Bawaslu Jawa Tengah, Rofiuddin dugaan pengerahan massa ASN ke lokasi acara bukan ajang kampanye, melainkan kegiatan seremonial yang diinisiasi oleh Pemprov. “Belum ada indikasi pelanggaran kampanye di lokasi. Kan itu acaranya bukan kegiatan kampanye. Tetapi cuma acara seremonial kebangsaan biasa,” tukasnya. (Jft/IndonesiaKita)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...