25 June 2019

Anies ke Pilpres atau Tidak, Semua Tergantung Prabowo

KONFRONTASI - Waketum Gerindra Ferry Juliantono mengatakan Anies Baswedan memiliki komitmen dengan sang ketum, Prabowo Subianto soal Pilpres 2019. Nantinya, Prabowo lah yang akan menentukan Gubernur DKI Jakarta itu maju di Pilpres 2019 atau tidak.

"Ya pasti kebijakan Prabowo Subianto. Tapi menurut saya Anies Baswedan punya kebijaksanaan di dalam dirinya untuk bisa mempertimbangkan hal yang kemudian apakah buat Anies maju atau tetap di posisi sebagai kepala daerah," kata Ferry di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018).

Anies berhasil menjadi Gubernur DKI Jakarta atas dukungan Prabowo. Berpasangan dengan Sandiaga Uno, Anies diusung oleh Gerindra dan PKS pada Pilgub DKI 2017 lalu. 

Untuk itu, Anies disebut harus mendapat restu dari Prabowo apabila hendak maju di Pilpres 2019. Keputusan Anies akan maju di Pilpres atau tetap menjadi Gubernur DKI, kata Ferry, diprediksi akan diketahui beberapa hari sebelum pendaftaran Pilpres 2019 pada awal Agustus mendatang. 

"Itu nanti dikembalikan ke Prabowo dan Pak Prabowo mengiyakan Anies maju atau belum, pasti Pak Anies tetap menghormati Pak Prabowo, masih baru pembicaraannya tingkat partai. Itu saya bayangin kira-kira 2-3 hari sebelum pendaftaran lah. Masih 25 hari ke depan," ucapnya.

Ferry mengatakan Prabowo tidak memberikan mandat ke Anies di Pilpres 2019. Akan tetapi, ada suatu komitmen antara Prabowo dan Anies soal hal tersebut.

"Tidak (Prabowo tidak memberikan mandat ke Anies) yang terjadi Anies adalah figur yang selalu memegang teguh komitmen dan kemarin memang ada satu komitmen dengan Pak Prabowo Subianto, jadi apapun nanti akan dikembalikan pembicaraan itu kepada Pak Prabowo. Pak Prabowo tentu akan menjadi faktor penting untuk kemudian memutuskan perkembangan yang ada," urai Ferry.

Dia mengatakan masih ada kemungkinan besar Gerindra mengusung Anies ataupun figur-figur dari parpol lain seperti Ketum PAN Zulkifli Hasan maupun Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tetapi, Gerindra tetap berharap siapapun tokoh yang diusungnya dapat mendampingi Prabowo, dalam artian menjadi wakil presiden.

Selain itu, terkait keakraban Anies dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Ferry mengatakan tidak masalah karena menurutnya pada akhirnya Anies tetap pada komitmennya dan akan menyampaikan hal tersebut ke Prabowo. Ferry juga menyebut Anies telah menunaikan janji-janji kampanyenya, meski belum ada satu tahun dia menjabat sebagai Gubernur DKI. Sisa janji Anies menurutnya bisa diteruskan Sandi yang merupakan Wagub DKI.

"Setahu saya sih pak Anies sudah menunaikan semua janji yang kemarin, jadi sebenarnya agak rileks saja kecuali janji yang belum ditunaikan kayak Pak Jokowi waktu di Gubernur Jakarta langsung nyelonong," tukas dia.

"Kayak ini apa janji soal reklamasi, janji soal DP rumah, itu nanti ditunaikan oleh Pak Sandi, kemudian penutupan Alexis sudah semua," sambung Ferry.

Gerindra masih menunggu keputusan dari Anies. Hanya saja, sebut Ferry, keputusan itu nantinya harus selaras dengan keputusan Prabowo.

"Tentukan kembali ke Pak Anies Baswedan beliau bersedia nggak meninggalkan di Jakarta, tanggung jawab di Jakarta, kalau bersedia kan tentu keputusan Pak Prabowo," tutupnya.(mr/dtk)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...