12 December 2019

Amandemen UUD 1945 Membuat Rakyat Terpecah-pecah

KONFRONTASI -  Aktivis pergerakan Hariman Siregar menyatakan, amandemen UUD 1945, yang kental nuansa liberalismenya dan tercerabut dari akar budaya bangsa membuat rakyat terpecah belah, sekaligus produk yang membuat orang asal ngomong, bohong, fitnah, adu domba dan sombong.

“Amandemen juga memicu gesekan sosial,” kata Hariman dalam siaran pers Bedah Buku Mengapa Harus Kembali ke UUD 1945 dan Pancasila, di Jakarta, Kamis (15/2/2019).

Terkait pemilihan capres dan cawapres, Hariman menilai tidak sehat, transaksional, jegal menjegal yang penuh dengan nafsu haus kekuasaan.

Di acara yang sama, anggota Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI) Taufiequrachman Ruki mendesak pemerintah untuk

mengembalikan Indonesia ke sistem UUD 1945.Ia meminta kepada pemerintah untuk segera mengembalikan UUD 1945 kepada naskah aslinya. Sebab menurutnya, bangsa Indonesia sekarang ini telah mengalami kemunduran, sebagaimana yang dituliskan Kahlil Gibran dalan karya puisinya yang berjudul Bangsa Kasihan.

"Kita harus kembali ke UUD 1945 guna membereskan negeri ini. Mengapa kita harus kembali? Saya akan sampaikan melalui puisi karya Chailil Gibran itu yang berjudul Bangsa Kasihan," dia menambahkan.(Jft/Hanter)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...