Akbar Tanjung Usulkan Munaslub, Dua Kubu Golkar Menolak

KONFRONTASI-Guna mengakhiri kisruh partai Golkar dan terancamnya Partai Golkar tidak bisa ikut Pemilihan Kepala Daerah, politisi senior Akbar Tandjung mengusulkan, agar segera diselenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) . Menurut dia Dalam AD/ART partai disebutkan, bahwa munaslub dapat digelar karena terjadi situasi genting dan mendesak untuk segera diselesaikan. Kebutuhan mendesak yang dimaksud oleh Akbar yaitu kebutuhan Partai Golkar agar dapat memenuhi syarat ikut serta dalam pilkada serentak.

Namun usulan tersebut dua kubu yang bersiteru di partai beringin tersebut.

Bendahara Umum Partai Golkar kubu Munas Bali, Bambang Soesatyo menyebut penyelenggaraan Munaslub justru akan menimbulkan masalah baru.

"Pertama siapa yang berhak sebagai penyelenggara? Kedua, siapa yang biayai? Memangnya penyelenggaraan munas murah," kata Bambang saat dihubungi, Selasa (5/5/2015).

Penolakan juga disuarakan Golkar kubu Munas Ancol. Ketua DPP Golkar, Leo Nababan mengatakan, sesuai ketentuan dan jadwal, Partai Beringin hanya bisa melaksanakan munas pada Oktober 2016.

"Jelas kami tidak setuju. Saya himbau Bang Akbar Tandjung untuk bersabar dan tidak memaksakan kehendak. Ini kan sudah keputusan Mahkamah Partai yang di-endorse Menkumham. Munas lagi nanti Oktober 2016," ujar Leo.[mr/inl]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA