18 July 2019

Akbar Tandjung: Kondisi Golkar sangat Memprihatinkan

KONFRONTASI - Politisi senior partai Golkar Akbar Tandjung, akan segera melakukan pembicaraan kepada Aburizal Bakrie dan Agung Laksono untuk mengakhiri konflik. Sebagai solusinya, dia mengusulkan agar digelar Munas di awal 2016.

"Sebagai anggota Wantim saya mengamati perkembangan yang ada. Sudah satu tahun dan belum ada tanda-tanda penyelesaian walaupun dilakukan berbagai upaya. Maka kami sampaikan ke DPP PG ke ARB dan AL, mengirim surat ini ke DPD2 tingkat 1dan proaktif menghubungi kader Golkar pusat dan daerah," katanya, Selasa (29/12).

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Hasil Munas Riau ini menilai konflik yang terjadi sudah membuat partai terbelah dari pusat hingga daerah. Kondisi ini sangat memprihatinkan.

"Tapi kami juga sudah menyampaikan surat ke kedua DPP. Isinya bahwa sejaka awal kami punya pandangan penyelesaian terbaik terhadap konflik internal partai harus melalui Munas," jelasnya.

Sebelumnya, lanjut Ketua DPR periode 1999-2004 ini, saat Mahkamah Partai Golkar (MPG) bersidang, Wantim Partai Golkar sudah sampaikan surat agar Munas dilakukan untuk menyelesaikan masalah.

"Itu kan juga sudah tercantum dalam amar putusan," ucapnya.

Dengan berakhirnya DPP Munas Riau 31 desember 2015, kata Akbar maka tidak ada kata lain yang bisa ditempuh dalam menyelesaikan konflik kepengurusan Partai Golkar  adalah dengan melakukan Munas pada awal 2016.

"Munas 2016 adalah jalan terbaik agar bisa menjalankan agenda politik berikutnya. Puncaknya 2019 pileg dan pilpres maka periapan setidak-tidaknya Golkar melakukan persiapan  2 tahun sebelumnya," jelasnya

Sebagai tokoh senior Golkar, Akbar menyatakan akan mengambil langkah proaktif untuk memonopoli dalam mengkonsolidasi kader agar terlaksananya Munas 2016

"Dalam pelaksanaan munas itu harus ada penunjukan komite terdiri dari kader partai yang memlkii komitmen dalam membangun kembali kebesaran partai. Kepanitiaan itu harus dikiuti dan didukung seluruh kader yang memenuhi kriteria PDLT," tutupnya.[ian/rm]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...