24 June 2018

Ahok Gugat Cuti Kampanye, Ganjar: Kalau Cuti yang Dudukin Kursinya Bukan Setan Lho!

KONFRONTASI-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajukan pengujian undang-undang (PUU) terkait pasal yang mengharuskan kepala daerah cuti, saat mengikuti masa kampanye ketika maju kembali dalam pemilihan kepala daerah.

Terkait dengan langkah PUU, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, belum dapat dipastikan apakah nantinya hal tersebut tersebut benar-benar menolak untuk cuti.

"Kan belum diuji toh, jadi kita tunggu putusannya saja. Cuma saya mau mengingatkan, pernah lho itu diuji. Jadi sudah ada yurisprudensinya," ujar Ganjar di sela-sela Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang digelar Kemendagri, Jumat (5/8).

Saat dimintai tanggapannya terkait alasan Ahok yang menilai cuti dapat mengganggu proses penyusunan APBD DKI 2017, Ganjar dengan tegas menyatakan negara ini bukan lahir kemarin sore.

"Negara ini lahir dengan orang-orang pintar yang menyiapkan semuanya. Kalau cuti itu kursinya yang dudukin bukan setan lho. Itu yang dudukin ada wakilnya lho. Kalau wakilnya enggak ada, bisa ditunjuk sekretaris daerah (sebagai, red) pelaksana tugas (Plt). Jadi jabatannya selalu ada,” ujar Ganjar.

Politikus PDI Perjuangan ini menilai ada baiknya sebelum mengomentari sistem pemerintahan apalagi sampai menyebut cuti dapat mengganggu proses penyusunan APBD, seseorang membenarkan nalarnya terlebih dahulu.

"Nalar konstitusinya, nalar pemerintahannya harus dibenerin itu. Enggak ada soal,” ujar Ganjar.[mr/jpn]

Category: 
Loading...