23 July 2019

Agun: Permudah Syarat Calon Perseorangan

Konfrontasi - Politisi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, solusi calon kepala daerah tunggal dalam pilkada serentak adalah dengan mempermudah persyaratan calon perseorangan.

"Jalan keluar yang bisa ditempuh atas calon tunggal bukanlah dengan mengijinkan pilkada berlangsung dengan hanya satu calon, akan tetapi mempermudah persyaratan calon perseorangan," kata Agun dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (30/7).

Agun yang juga mantan Ketua Komisi II DPR RI itu mengingatkan aturan yang menyebut harus ada minimal dua calon dalam pilkada bermula dari maraknya potensi dukungan suara atau kursi partai politik yang disalahgunakan.

Penyalahgunaan itu dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, diantaranya "bandar" pemegang dana besar, dengan jalan memborong semua kursi lebih dari 50 persen, sehingga hanya ada satu calon.

"Sehingga calon tunggal itu dapat melanggengkan diri tanpa keluar biaya kampanye, alat praga, sosialisasi dan sebagainya, dan ini kurang baik untuk pendidikan politik," terang Agun.

Namun di sisi lain setelah aturan yang melarang calon tunggal ditetapkan, sejumlah oknum memanfaatkannya untuk menghalangi berlangsungnya pemilihan kepala daerah.

Oleh karena itu Agun mengusulkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempermudah persyaratan calon perseorangan, dengan demikian calon perseorangan akan lebih mudah maju di daerah-daerah yang saat ini hanya memiliki calon tunggal pilkada serentak. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...