22 October 2019

Ada Dana Rp1,7 M Tak Bertuan di Rekening Tim Ahok

Konfrontasi - Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful mengatakan ada Rp1,7 miliar dari total pemasukan dana Kampanye Rakyat yang tidak dapat digunakan. Bendahara Tim Pemenangan, Charles Honoris mengatakan Rp1,7 miliar dana tersebut masuk ke rekening Kampanye Rakyat, namun tidak menyertakan formulir dan KTP serat NPWP.

“Yang Rp1,7 miliar, rata-rata formulirnya tidak kita dapatkan. Biasanya orang yang akan patungan melakukan online atau pangsung datang ke bank tersebut. Mungkin transfer langsung ke rekening sehingga kita tidak tahu yang transfer siapa, tidak ada formulirnya tidak nyetor KTP dan NPWP,” ujar Charles bersama Humas Kampanye Rakyat, Junita Kartikasari dan staf bedahara Michael Sianipar di Posko Pemenangan, Jalan Borobudur No 18, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/2/2017).

Charles menjelaskan dana ‘tak bertuan’ tersebut tidak dapat digunakan Ahok-Djarot. Tim Pemenangan akan mengembalikan dana Rp1,7 miliar ini kepada kas negara.

“Yang pasti sisa Rp1,7 miliar yang tidak lengkap formulirnya akan kami konsultasikan dengan auditor. Apabila dinyatakan auditor karena tidak lengkap berkasnya maka dana tersebut akan kami kembalikan ke kas negara,” papar Charles.

Hingga akhir masa kampanye Ahok-Djarot telah menghabiskan dana sebesar Rp53,6 miliar. Charles merinci, pengeluaran dana terbesar untuk alat peraga kampanye. Disusul pengeluaran untuk pertemuan terbatas dan pertemuan langsung serta pengeluaran gelaran konser akbar di Senayan. (pskota/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...