20 August 2018

Terorisme, Antitesis Peradaban Modern Umat Manusia

Terorime, ekstrimisme, persekusi (kekerasan), dan anarkisme, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba) merupakan antitesis dari peradaban modern umat manusia. Kelima paham itu menjadi ancaman nyata terhadap perdamaian global sekaligus musuh bersama bagi seluruh ummat manusia. Tanpa membedakan latar belakang agama, ras, bahasa, adat-istiadat, dan etnik/ suku bangsa, setiap individu di dunia pada dasarnya tidak bisa menerima tindakan ekstrim, teror, kekerasan, dan anarki karena melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), serta bertentangan dengan nilai-nilai perdamaian, kemanusiaan, dan hati nurani manusia.

Hal ini terlihat dari judul-judul makalah/ penelitian yang mengangkat pokok-pokok bahasan seputar konflik, kemanusiaan, terorisme, HAM, serta keamanan regional dan global dalam perhelatan Konferensi Internasional Perdana Tentang Kajian Stratejik dan Global atau The First (1-st) International Conference of Strategic and Global Studies (ICSGS).

Konferensi ini diselenggarakan oleh Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) pada Kamis, 30 November 2017, di Gedung Pusat Studi Jepang (PSJ), Kampus UI, Depok. Adapun tema besar dalam konferensi ini ialah Strengthenig Sustainable Development Goals Toward A World Peace Order atau Memperkuat Tujuan-Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Suatu Tatanan Perdamaian Dunia.

Beberapa diantaranya ialah The Impact of democrtization and International Exposure to Indonesian Counter-Terrorism karya Ali Abdullah Wibisono, dan Linguistic Design Israeli-Palestine Conflict and The Role of Indonesia in Building Peace Keeping Two-State Solution karya Abdul Muta’ali, Ph.D.

Judul-judul penelitian lainnya ialah Civil-Military Integration to Manage The Transformation of Indonesian National Security System karya I Wayan Midhio, Phenomena Hoax in Indonesia: Perspective Identity Politics and Human Security karya Agus Sugiharto, dan The Role of Asean as A Conflict Manager in The South China Sea karya Nini Salwa Istiqamah.

Termasuk penelitian berjudul Counter-Measure Strategy Against Foreign Terrorist Fighters: An Analyis Toward Turkish Policy karya Marela al Faton, dan Integration of Human Rights Institution for Strengthening of Independence and Effectiveness of Protecting Human Rights in Indonesia karya Khalid.

Ada juga makalah berjudul ISIS Defeat In The Middle East: It’s Impact on The Increase of ISIS Power in The South East Asia (Case Study: the Increasing Number of ISIS Member in Indonesia) karya Tia Mariatul Kibtiah, dan Stabilizing or Destabilizing? Reconsidering The Relevancy of Turkey’s NATO Membership karya Jihan Shavira.

Makalah lainnya ialah Uncertainty Avoidance, Culture and People Reaction to Conflict karya Wustari L. Mangundjaya, The Militarization Levels of Countries in Southeast Asia as A Potential Traditional Threat in Form of The “Natural Balance of Power” karya Posma Sariguna Jonhson Kennedy. Termasuk penelitian berjudul Arab Spring in Libya: Causes and Impacts on Society karya Syamsul, The Counter Narrative Model of Terrorism in Combating Terrorism in Indonesia karya Nobel Hiroyama Reppie.

Ada juga penelitian berjudul Marginalization of Old Female Fishermen group as Implication of Jakarta Bay Reclamation: Case Study at Kampung Akuarium and Kamal Muara, Penjaringan District karya Endah Kusuma Wardhani, serta Dissociative Social Interaction Among Extra-Campus Organization of Islamic Students karya Alif Melky Ramdani.

Termasuk makalah berjudul Legitimating The Legitimate: Legal Certainty of Marriage in Indonesia karya Dr. Sukiati, S.Ag., M.A., dan Integrative Counseling and Early Marriage: A Review karya Lucky Nindi Riandika Marfu’i. Ada juga penelitian berjudul The Urgency of Floridian Information Ethics in Human Versus Robot Constellation: Questioning The Position of Artificial Agents in An Infocentric Perspective karya Taufik Asmiyanto.

Paper-paper lainnya berjudul The Analysis of Ntional Security Undrstanding in Traditional Islamic Boarding School (Study Case on Islamic Boarding School of Al-Maymun in Grobogan) karya Sri Iswati, dan Countering Cyberterrorism in Indonesia: Study on Cybeer Terrorism Case of Muhammad Fachry karya Handik Zusen. Termasuk makalah berjudul Counter Narrative Strategy of Terrorism Mitigation Ntional Agency in Preventing Terrorism Through Online Media karya Dodik Wirantoko.

Ada pula penelitian berjudul Indonesian – Australia Islamic Deradicalisation, dan Analysis on Azhar Haris’ Explanation Related to Police Involvement in Drug Case with Death Penalty Convict Freddy Budiman karya Fahmi Amarullah, dan The Phenomenon of Net Cafe Refugees in Contemporary Japanese Society karya Annisa Sigma Exacta. Termasuk peneitian berjudul Emotional and Spiritual Intelligence of Religious Conversion Perpetrators (Muallaf) Aged Adults in Jakarta karya Ahmad Irfan.

Terdapat 51 paper yang telah lolos seleksi dan dipresentasikan dalam beberapa tema sepertı Ekonomi Syariah, Keamanan Nasional, Ketahanan Nasional, Isu-Isu Gender, Pembangunan Kawasan Secara Berkelanjutan, Isu-isu dunia dan kawasan, Perdamaian dan Resolusi konflik, Pemuda dan kepemimpinan, sosial, budaya, agama, dan kemanusiaan.

Konferensi internasional ini juga menghadirkan beberapa narasumber dalam sesi pleno, yakni Direktur SKSG UI, Dr. Muhammad Luthfi Zuhdi, M.A., peneliti dan pakar kebencanaan dari Kyoto University, Jepang, dr. Ryosuke Kajita, Ph.D., serta peneliti di bidang Perbandingan dan Politik Internasional dari S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Singapura, Joel Ng, B.A., M.A.. Adapun moderatornya ialah Yon Machmudi, Ph.D., Kepala Program Studi (Prodi) Kajian Timur Tengah dan Islam (KTTI) UI.

Koordinator Humas The First ICSGS UI, Muhammad Ibrahim Hamdani

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...

Berita Terkait