23 April 2019

Muslim Arbi: Ketua KPK Harus Mundur

Oleh: Muslim Arbi
Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi, aktivis KAHMI

Setidaknya, ada beberapa alasan mengapa ketua KPK harus segera mundur.

Pertama, ketua KPK gagal pemimpin saat mengusut kasus-kasus dugaan Korupsi Gubernur DKI. Semua sudah tahu bahwa Kasus Sumber Waras yang di tangani KPK sdh ditemukan Kerugian Negara dan unsur Korupsi nya jelas. Karena Audit BPK terang benderang soal Sumber Waras. Agus tak mengerti dan tak menguasai penyidikan, dan para penyidik KPK terkesan tebang pilih, diduga dikuasai mafia hukum, kelompok kepentingan dan jaringan taipan.

Tapi, Ketua KPK tidak sanggup dan mampu menetapkan Tersangka Sumber Waras. Ketua KPK menyandera KPK dalam penegakka Hukum dan Pemberantasan Korupsi. Malah terlihat Ketua KPK melindungi Pelaku Korupsi Sumber Waras.

Begitu juga Ketua KPK gagal mengusut sejumlah kasus dugaan Korupsi yang libatkan nama Basuki Tjahaja Purnama, Ahok yang sudah ramai di perbincangkan publik, seperti Kasus BustransJakarta, Tanah Cengkareng, Taman BMW, Dana Bansos Rp 10 Triliun rupiah yang di kelola Ahok Center, Kasus Dana Teman Ahok,  Rp 30 Miliar, Reklamasi yang heboh.

Kedua, KPK di bawah Pimpinan Agus Raharjo, ewuh pakewuh terhadap kasus2 yang di duga menjerat Gubernur DKI Non Aktif, Basuki Tjahaja Purnama, Ahok. Dari rekaman jejak, Agus Raharjo adalah mitra Ahok di DKI sebelum pimpin KPK. Terlihat ada unsur vested interest lindungi mantan mintra nya. Ini adalah cerminan sikal tidak adil dan tidak amanah seorang pimpinan.

Ketiga, apakah akibat pertemanan antara Agus Raharjo dan Ahok sehingga dalam dakwaan sidang ktp elektronik, sejumlah nama di muncul. Nama Basuki Tjahaja Purnama tidak muncul. Padahal dalam daftar penerima Anggota DPR Komisi II ada nama mantan Bupati Belitung itu.

Keempat, tudingan mantan Mendagri, Gamawan Fauzi bahwa Ketua KPK, Agus Raharjo terlibat dalam kasus E-KTP. Bahkan di beritakan Agus Raharjo bawa pengusah dalam tender pengadaan proyek ktp elektronik itu.

Kelima, bagaimana mungkin membersihkan Sampah dengan sapu yang kotor?

Atas dasar beberapa alasan di atas, maka patut dan pantas Ketua KPK dengan sadar mundur agar kedepan KPK di pimpin oleh pimpinan yang amanah dan berintegritas.[***]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...