21 November 2017

Mengapa Aku Kembali ke Indonesia?

Oleh: Sandri Rumanama

 "Tulisan Ini ku Buat Dalam Bentuk majas sebagai Empiris Atas Kondisi Negara Ini"

*MENGAPA AKU KE INDONESIA*

Negara yang kaya raya sampai sampai rakyatnya kelaparan.
Negara yang amat super subur hinga sang pemilik negeri hanya mampu makan bubur.
Bangsa yang begitu besar sehingga sampai sampai sebagian rakyatnya tak tau bahasa kebangsaannya.
Bangga walau akhirnya menderita

*MENGAPA AKU KE INDONESIA*

Dahulu ku kira syurga padahal hanya cerita mista.
Dahulu ku sangka inilah kerajaan tuhan padahal ulah si tuan.
Dahulu ku pikir inilah istana namun akhirnya aku sadar hanyalah suatu gubuk tangisan.
Sedih begitu aku ungkapkan

*MENGAPA AKU KE INDONESIA*

Perut buminya ada emas, rakyatnya kok harus jadi pengemis miris.
Di udara adanya oksigen tanpa polusi anehnya par penghuni kok mederita asma.
Di lautnya banyak aneka biota &;kekayaan lain *hahaha* para nelayan cuman mampu menikmati kerang
Pahit rasanya jika ku utarakan

*MENGAPA AKU KE INDONESIA*

Azasnya beradab kok orangnya banyak praktek kebiadaban.
Filosofis sadis kok rakyatnya menangis.
Semboyannya wouw getar membahana sampai sampai membayakan kebersamaan.
Ku coba bertanya
Ada yang salah...?
Atau hanya keliru
Entahlah mungkin inilah takdir BAGIKU.
Saat ke termenung akhirnya ku ambil kesimpulan
 *MENAGPA AKU HARUS Ke INDONESIA*

Nikel ku kau kemenakan..?
Mutiara ku kau rampas & kau apakan ...?
Pupuk ku kau ambil untuk apa ...?
Padihku kau jaul pada siapa ..?
Lahanku kau renggut & kau gadai untuk apa ...?
Ikan ku kau curi. lalu kau makan sendiri..?
Sampai hak ku kok kau pakai untuk.kesenagan pribadimu

Pajak melambung tinggi
Tarif hidup semakin elit
bahan baku begitu mahal
Sandang pangan di tanahku kini mulai hilang
Lapar itulah yang ku rasakan

Para buruh kau jadikan budak
Pengabdi negara kau bayar pas pasan
Pemuda desa kau tak sekolahkan
Para serjana kau ajak jadi preman
Liriklah di tetangga kita apakah mereka sedimikian marut carunya seperti ini *wahai INDONESIAKU* ....?

SALAM SATU BANGSA

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...