Indonesia masih sangat Aman, Banyak Negara yang mau Beri Utang atau Pinjaman?

Pengantar:

KONFRONTASI- Dalam ILC selasa 20 oktober 2020 hadir pejabat2 negara yg ada didekat Jokowi, anggota DPR, Tokoh oposisi, akademisi, pengamat dan peneliti ekonomi, hukum, wakil parpol dan budayawan. Mereka ada didalam dan diluar rezim, semua sangat erat terkait dg kebijakan2 yg diambil Jokowi  dalam memimpin Indonesia menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. 
Mahfud MD, Moeldoko, Doni Monardo, Rizal Ramli, Bahlil Lahadalia, Johny G Plate, Supratman, Amir Syamsuddin, Zainal Arifin Mohtar, Asfinawati, Gatot Nurmantyo dan Sujiwo Tejo bisa dianggap mewakili semua komponen bangsa dan negara ini.
Dari keseluruhan dialog dan pendapat yg disampaikan, dengan mudah bisa dilihat betapa ekstrimnya perbedaan sudut pandang, cara berpikir dan pemahaman pihak yg pro pemerintah, yg netral dan yg berseberangan dg pemerintah. Masing2 punya dunianya sendiri2 dan tidak mencerminkan jiwa kenegarawan sama sekali. 
Berdasarkan pendapat dan keyakinan para pihak yg ber-beda2 tsb, pendapat budayawan Sujiwo Tejo saya anggap bisa menggambarkan apa yg sedang dialami bangsa dan negara ini, yaitu RAKYAT SUDAH TIDAK PUNYA RASA PERCAYA PADA REZIM BERKUASA  TERUTAMA PADA JOKOWI.
Jika sudah hilang rasa percaya kita pada seseorang, maka apapun yg orang tersebut katakan, pasti akan ditolak dan dilawan. Hal ini sedang terjadi di Indonesia saat ini. Pihak yg tdk dipercaya tidak peduli pada ketidak percayaan rakyat, mereka jalan terus dg kebijakan2 yg mereka khayalkan sebagai pro rakyat dan bagus utk bangsa dan negara. Padahal dimanapun didunia, pemerintah yg tidak dipercaya rakyat pasti akan digulingkan, jadi suasana di Indonesia akan selalu tegang dan rawan, krn semua sedang masuk dalam zona perang. Baik secara kasat mata maupun yg tdk kelihatan, semua bisa merasakan ketegangan dan ketidak nyamanan ini.
Dalam situasi seperti ini, hanya Allah swt yg bisa menyelamatkan bangsa dan negara ini. Tidak bisa lagi kita berharap pada tokoh atau kelompok sehebat apapun mereka, semua sudah ada di point of no return, tinggal menunggu apa ujung dr konflik nasional ini? Siapa yg menang dan kalah ? Akan jadi apa NKRI nanti ?
Semua itu hanya Allah swt yg tahu.
Walaupun ada yg berusaha utk optimis dan mengatakan semua akan baik2 saja, mereka lupa bahwa perjalanan bangsa dan negara ini sudah beberapa kali tidak baik2 saja

INDONESIA MASIH SANGAT AMAN, BANYAK NEGARA YG AKAN MEMBERI PINJAMAN...??

Tadi pagi saya diberitahu sahabat yg jadi pejabat di salah satu kementerian bahwa negara masih punya banyak dana dan masih banyak yg menawarkan hutang jangka panjang dg bunga kecil.
Saya tadinya mengira negara sedang butuh uang, jadi saya berinisiatif  menyarankan ke sahabat yg pejabat tsb agar menghubungi sumber dana yg saya miliki, tapi ternyata saya salah informasi, negara sama sekali tidak perlu cari2 pinjaman krn banyak pihak yg datang sendiri menawarkan pinjamannya ke pemerintah.
Berdasarkan pernyataan tsb, sy akan fokus dg proyek2 pribadi, urusan rakyat sudah aman krn ditangani oleh pemerintah dr pinjaman ke berbagai negara yg sudah menawarkan ke Indonesia.
Saya tidak tahu lagi siapa yg bs dipercaya, tadinya sy percaya pada pernyataan pelaku ekonomi yg menyatakan butuh dana besar, spr Ketua KADIN, Ketua APINDO, Ketua HIPPI, Pak Rizal Ramli, Pak Faisal Basri dll, ternyata para pengamat tsb tdk akurat informasinya, Indonesia saat ini kelebihan tawaran hutang.
Tadi sy kabari mitra saya agar kita fokus saja dg urusan kita, biar rakyat diurus pemerintah.

Oleh Ir Imbang Djaja, alumnus Geologi ITB dan ARCO,USA

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...