Pengejaran Berakhir, Manchester City sudah Menutup Pintunya untuk Lionel Messi

KONFRONTASI -    Pakar sepak bola Spanyol, Semra Hunter, mengeklaim bahwa Manchester City sudah menutup pintunya untuk megabintang Barcelona, Lionel Messi. 

Manchester City menjadi klub terdepan dalam usaha merekrut Lionel Messi pada musim panas lalu, saat sang megabintang meminta hengkang dari Barcelona. 

Bahkan The Citizens sudah mengirimkan tim khusus untuk melobi keluarga Messi agar mau merapat ke Etihad Stadium. 

Akan tetapi, rencana tersebut buyar setelah pihak Liga Spanyol menyatakan bahwa klausul pelepasan Messi yang senilai 700 juta euro (sekitar Rp 12 triliun) masih berlaku.

Alhasil, pemain berjulukan La Pulga itu terpaksa menetap di Barca pada musim ini.Namun, Messi belum juga menyepakati kontrak baru dari El Barca mengingat kontraknya bakal berakhir dalam delapan bulan ke depan.

Peraih enam Ballon d'Or itu bakal berstatus bebas transfer alias gratis pada akhir musim 2020-2021.

Hal ini dimanfaakan Man City untuk terus melakukan usaha demi menggaet Messi. 


Seperti dilansir BolaSport.com dari The Telegraph, Man City siap untuk menjalin pra-kontrak dengan Messi lantaran pada Januari 2021 nanti penyerang 33 tahun itu bebas untuk membahas kontrak dengan klub lain.Laporan tersebut mengindikasikan bahwa klub yang diasuh Pep Guardiola itu akan berusaha untuk membuat Messi menandatangani perjanjian pra-kontrak sebelum pindah pada musim panas mendatang.

Baca Juga: Todd Rivaldo Ferre ke Thailand, Pelatih Persipura Berpesan agar Tak Buru-buru Balik ke Indonesia

Namun, pakar sepak bola Spanyol, Semra Hunter, mengeklaim bahwa Man City sudah mengakhiri pengejaran mereka terhadap Messi. 

Klub Liga Inggris itu tidak lagi tertarik untuk menandatangani Messi karena alasan finansial dan usia.

"Saya memiliki informasi dari seseorang yang dekat dengan situasi tersebut yang mengatakan bahwa Manchester City tidak akan mengajukan tawaran untuk Lionel Messi," kata Hunter dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

"Berdasarkan informasi yang saya miliki, sampai hari ini, pintu itu telah ditutup. Mereka punya dua alasan untuk ini: usia dan keuangan."

"Berbicara tentang usia, dia sedang menuju tahun-tahun senja dalam kariernya dan Anda akan membawa Messi yang berbeda, dia telah dilihat selama 17 tahun terakhir bersama Barcelona."

"Bahkan dia sendiri mengatakan bahwa dia semakin dekat dengan kata-kata pensiun yang ditakuti lebih dari yang mau diakui siapa pun."

"Itu berjalan seiring dengan keuangan klub karena meskipun Messi dapat bergabung secara gratis, gajinya sangat tinggi dengan berpenghasilan sekitar 100 juta euro per tahun (1,6 triliun rupiah)."

"Itu akan menjadi beban keuangan yang sangat besar bagi klub mana pun, terutama mengingat fakta bahwa kita berada di tengah pandemi global.""Secara ekonomi, semua orang terpukul dan klub juga tidak kebal dari ini. Kami telah melihat di jendela transfer musim panas lalu bahwa klub mengubah strategi mereka."

"Beberapa dari mereka, seperti Real Madrid, bahkan tidak membeli pemain. Kebanyakan klub mencoba untuk menjual pemain, beberapa dari mereka mencoba menunggu waktu."

"Mereka menunggu sehingga dapat melakukan transfer yang lebih besar beberapa waktu kemudian, dan 100 juta euro adalah tekanan yang sangat besar dari sudut pandang tagihan gaji."

"Entah Anda harus melepas beberapa pemain berpenghasilan tertinggi atau Anda harus menjual pemain, atau membuat perubahan lain di bagian lain klub."

"Itu tergantung pada formula apa pun yang ingin digunakan klub untuk membawa Messi ke dalam tim.

"Mungkin, klub lebih suka menginvestasikan uang itu untuk membawa pemain yang lebih muda."

"Atau membawa bala bantuan di posisi di mana mereka benar-benar membutuhkan bala bantuan itu," ucap Hunter mengakhiri. (Jft/BOLASPORT)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...