21 November 2019

Oezil Kesal Selalu Jadi Kambing Hitam di Arsenal

Konfrontasi - Gelandang serang Arsenal, Mesut Oezil mengklaim dirinya selalu menjadi kambing hitam bagi setiap hasil buruk yang dialami the Gunners. Akan tetapi, Oezil menegaskan tetap berada di Emirates Stadium setidaknya hingga 2021.

Mantan pemain timnas Jerman itu berjuang untuk mendapatkan waktu bermain lebih. Pasalnya, pelatih Arsenal Unai Emery hanya menurunkan dirinya di dua pertandingan dari delapan laga Liga Primer Inggris musim ini.

"Ketika saya menandatangani kontrak baru, saya memikirkannya dengan sangat hati-hati dan mengatakan itu adalah salah satu keputusan terpenting dalam karier sepak bola saya," ujar Oezil kepada The Athletic disadur ESPN, Jumat (18/10/2019).

Pesepak bola berusia 31 tahun itu menambahkan, semua orang mengharapkan nilai lebih darinya dan seperti mendikte permainannya. Padahal, Oezil telah memberikan yang terbaik namun ia dianggap tidak pernah berkontribusi lebih bagi timnya.

"Anda bisa melewati masa-masa sulit, seperti ini, tapi itu bukan alasan untuk melarikan diri dan saya tidak akan pergi. Saya di sini sampai setidaknya 2021," sambung Oezil.

Sementara, Unai Emery mengatakan, minimnya waktu bermain untuk Oezil musim ini karena si pemain lain pantas mendapatkannya. Oezil mengatakan ia tidak memiliki masalah dengan pelatih asal Spanyol itu.

"Yang saya tahu adalah apa yang sudah dikatakan. Tentu saja mengecewakan, tetapi sebagai pemain sepak bola profesional, saya harus menghormati keputusan pelatih. Ini seharusnya bukan tentang saya atau pelatih," tegas Oezil. (rol/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...