Mourinho Tersadar Tak Mungkin Tottenham Finis 4 Besar Usai Dikalahkan Liverpool

Konfrontasi - Kekalahan dari Liverpool membuat Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho mulia berpikir realistis mengejar posisi 4 besar Liga Primer 2019/2020. The Special One menyebut sulit finis empat terbaik jika memulai liga dengan posisi minus 12 poin.

Tottenham menyerah 0-1 saat menjamu The Reds dalam lanjutan Liga Primer 2019/2020 di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (11/1/2020) waktu lokal atau Minggu (12/1/2020) dini hari WIB.

Gol tunggal The Reds dikemas Roberto Firmino pada menit ke-37, memaksimalkan umpan Mohamed Salah. Pemain asal Brasil itu melepaskan tendangan ke sudut kanan bawah yang tak mampu dijangkau kiper Gazzaniga. 

Wasit Martin Atkinson sempat berkonsultasi dengan video assistant referee (VAR) sebelum meresmikan gol Firmino. Wasit ingin memastikan apakah Salah melakukan handball saat menahan bola sebelum mengumpan ke Firmino.

Tottenham tertahan di peringkat 8 klasemen dengan 30 poin. Sedangkan Liverpool menatap gelar Liga Primer musim ini, kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin atau unggul 16 poin dari Leicester di urutan kedua.

"Adalah mungkin untuk berbicara tentang empat teratas ketika Anda memulai musim dengan poin nol," kata Mourinho dilansir BBC Sport. "Tetapi sulit untuk membicarakannya ketika Anda mulai dari minus 12 (jumlah poin Spurs yang tertinggal 12 angka dari tim di 4 besar saat Mourinho mengambil alih)."

"Ini sepak bola. Terkadang Anda mendapatkan lebih dari yang pantas Anda dapatkan. Terkadang Anda mendapat lebih sedikit. Ini kejadian ketika kami tidak mendapatkan apa-apa, padahal kami layak mendapatkan sesuatu."

"Mereka adalah tim terbaik di dunia melawan sebuah tim di saat yang sulit, dengan cedera, di momen yang sulit di musim ini. Pemain kami fantastis ketika mencoba mengubah dan menciptakan masalah untuk mereka."

Soal potensi handball yang dilakukan Salah sehingga terjadi gol Firmino, Mourinho mengatakan: "Saya tidak melihatnya. Apa yang saya lihat adalah 200% lemparan ke dalam seharusnya lemparan kami. Saya bingung dengan VAR karena hal itu." (snd/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA