24 April 2019

Masyarakat dan TNI Ikuti Lomba Lari 10 K

Konfrontasi - Lomba lari 10 kilometer yang diadakan sebagai bagian dari kegiatan Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara 2015 diikuti oleh 103 peserta yang berasal dari masyarakat umum dan TNI.

"Pesertanya dari masyarakat ada 80 orang dan anggota TNI ada 23 orang," kata Kepala Tim Media Ekspedisi NKRI Mayor Inf Ahmad Munir di lokasi pertandingan, Labuan Bajo, NTT, Rabu (3/6) sore.

Pertandingan itu sendiri diadakan di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai. Pertandingan dimulai dari Desa Golobilas dan berakhir di Desa Batu Cermin.

Menurut Komandan Kodim 1612/Manggarai Letkol Kav Imron Rosyadi, selain sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ekspedisi, pertandingan ini juga berguna untuk melihat bibit pelari unggul dari kawasan Manggarai Barat.

"Saya berharap ini menjadi awal dari lahirnya atlet-atlet potensial yang bisa berprestasi di tingkat nasional dan di tingkat dunia," tutur Imron yang menunggu peserta di garis finish.

Adapun para juara dalam pertandingan ini untuk kategori umum putra adalah Fransiskus RM (dengan waktu 46 menit 19 detik). Kategori umum putri adalah Karolina Damus (70 menit 50 detik) dan Daniel L menjadi yang terbaik di kategori TNI, dengan catatan waktu 41 menit 44 detik.

"Para pemenang akan mendapatkan tropi dan uang tunai yang akan diberikan saat penutupan Ekspedisi NKRI 2015 pada 6 Juni," ujar Ahmad Munir.

Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara sendiri sudah mendekati akhir sejak dimulai pada 5 Februari 2015 karena penutupan akan dilakukan pada 6 Juni 2015, sekaligus pengumuman hasil ekspedisi oleh Komandan Ekspedisi Mayjen TNI Doni Monardo yang juga Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) .

Kegiatan Ekspedisi NKRI Kepulauan Nusa Tenggara, yang meliputi wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tengara Timur, melibatkan 1.227 personel, terdiri dari berbagai elemen bangsa, dari TNI, Polri, para peneliti, mahasiswa (akademisi), pemerintah daerah dan masyarakat.

Ekspedisi dibagi menjadi delapan wilayah yang disebut subkorwil, yaitu Subkorwil-1/Karangasem, Subkorwil-2/Lombok Timur ,Subkorwil- 3/Sumbawa, Subkorwil-4 Bima, Subkorwil-5/Sumba Barat Daya, Subkorwil- 6/Ende, Subkorwil -7/Alor, Subkorwil -8/Belu.

Secara umum, kegiatan ini dilakukan untuk mendata kerusakan hutan, menggali sumber daya mineral, mendata flora dan fauna yang endemik/hampir punah, mendata potensi bencana serta mendalami sosial budaya daerah terpencil dan terisolir.

Selain itu ada kegiatan lain yang menjadi rangkaian acara seperti pertandingan bola voli, sepak takraw, marching band serta memancing yang akan dilaksanakan pada Kamis (4/6). (akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...