Liverpool Masih Terdepan Dapatkan Thiago dari pada MU

Konfrontasi - Liverpool sepertinya masih menjadi yang terdepan dalam mendapatkan jasa Thiago Alcantara pada bursa transfer musim panas ini. Meski, mendapat tantangan dari Manchester United, tetapi Liverpool tetap lebih difavoritkan.

Menurut pakar transfer Talk Sport, Alex Crook, Liverpool merupakan pilihan utama bagi Thiago. Karena itu, Thiago akan sulit untuk hijrah ke tim lain jika tidak mendapat tawaran dari The Reds –julukan Liverpool.

Sejauh ini, Man United dilaporkan telah melakukan kontak dengan agen berusia 29 tahun tersebut. Tetapi, merekrut pemain lini tengah lain tidak lagi menjadi prioritas Man United setelah kedatangan Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam.

Karena itu, Liverpool diprediksi akan menjadi yang terdepat dalam mengejar pemain Bayern Munich tersebut. Terlebih lagi, pada laporan-laporan sebelumnya bahwa Jurgen Klopp telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Thiago.

Tetapi, Crook juga memprediksi bahwa Liverpool tidak akan terburu-buru membawa Thiago. Sebab, seperti diketahui bahwa manajemen Liverpool ingin menjual salah satu pemainnya sebelum mendatangkan Thiago ke Anfield.

Bahkan Crook menilai Liverpool bisa membawa Thiago satu pekan sebelum deadline bursa transfer musim panas 2020. Itu berarti masih akan ada waktu panjang untuk Liverpool, mengingat tenggat waktunya adalah 5 Oktober 2020.

“Kami sudah banyak membicarakan yang satu ini, dan akan langsung membahasnya. Jika Wijnaldum pergi, saya pikir Liverpool akan meningkatkan minat mereka,” ungkap Crook, mengutip dari Talk Sport, Selasa (15/9/2020).

“Saya tahu Manchester United telah berbicara dengan agen Thiago, tetapi lini tengah bukanlah prioritas mereka saat ini,” tambahnya.

“Liverpool masih menjadi yang terdepan, tetapi mereka mencoba memaksa Bayern Munich menurunkan harga yang diminta sebesar 30 juta euro,” lanjutnya.

“Saya tidak berekspektasi akan ada tawaran (untuk Thiago) sampai minggu terakhir bursa transfer (musim panas),” pungkasnya. (oke/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...