Koeman Sebut Kesedihan Messi Ditinggal Suarez Hal yang Normal

Konfrontasi - Pelatih anyar Barcelona, Ronald Koeman, mengomentari kondisi pemain bintangnya, yakni Lionel Messi, yang bersedih karena ditinggal Luis Suarez. Bagi Koeman kondisi yang dialami Messi saat ini adalah hal yang normal.

Koeman sendiri tak terlalu menyoroti secara khusus kondisi yang dialami Messi saat ini. Sebab baginya, hal yang paling penting adalah tetap melihat Messi bermain bersama Barcelona.

Romansa Messi dan Suarez di Barcelona kini memang sudah berakhir. Sebab, pihak Barcelona memutuskan untuk melepas pemain berpaspor Uruguay itu ke Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Suarez sendiri telah diperkenalkan secara resmi menjadi bagian dari Atletico pada 24 September 2020. Los Rojiblancos –julukan Atletico– dikabarkan hanya membayar 6 juta euro atau sekira Rp103 miliar untuk mendapatkan jasa Suarez.

Pihak Atletico memberi kontrak kepada Suarez selama dua musim. Sejatinya, Suarez sendiri masih memiliki kontrak satu tahun lagi bersama Barcelona. Akan tetapi, kehadiran Koeman di kursi kepelatihan Barcelona membuatnya terdepak karena tidak lagi masuk rencananya.

Kepergian Suarez tentu saja membuat Messi merasa sedih. Sebab, ia telah menjalani kerja sama yang apik di lini depan Barcelona selama bertahun-tahun hingga membuahkan banyak gelar juara.

Tak hanya itu, kedua pemain ini juga diketahui menjalin hubungan yang begitu harmonis di luar lapangan. Messi dan Suarez bersahabat sehingga tak jarang kebersamaan mereka di luar lapangan kerap kali tertangkap kamera.

Dengan kondisi ini, tak ayal Messi merasa sedih ketika mengetahui Suarez pergi dari Barcelona. Tetapi, Koeman memastikan bahwa pemain bintangnya tetap masih memiliki motivasi besar kepada Barcelona setelah kepergian Suarez.

Hal itu pun diyakini Koeman akan turut ditunjukkan Messi saat Barcelona menjamu Villarreal dalam pekan ketiga Liga Spanyol 2020-2021. Laga itu akan berlangsung di Stadion Camp Nou, pada Senin 28 September 2020 dini hari WIB.

“Itu normal bahwa dia (Messi) sedih setelah temannya meninggalkan klub. Mereka menghabiskan bertahun-tahun berdampingan. Tapi yang terpenting adalah dia berlatih dan bermain. Dia telah menjadi teladan bagi semua orang,” ujar Koeman, sebagaimana dikutip dari Marca, Minggu (27/9/2020).

(oke/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...