Ini Yang membuat Ronaldo Marah: Gol Terbaiknya untuk Portugal Dianulir

KONFRONTASI -  Megabintang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, marah ketika gol terbaiknya untuk A Selecao dianulir karena ulah rekannya, Nani.

Kemarahan Cristiano Ronaldo terkait gol terbaiknya untuk timnas Portugal muncul dalam laga persahabatan kontra timnas Spanyol di Stadion da Luz, 17 November 2010.

Dalam pertandingan tersebut, Portugal menang telak 4-0.

Dikutip BolaSport.com dari Transfermarkt, gol-gol Portugal dicetak oleh Carlos Martins (menit ke-45), Helder Postiga (49', 68'), dan Hugo Almeida (90').

Akan tetapi, bukan pesta gol Portugal yang paling menyita perhatian dalam laga ini, melainkan kegusaran Cristiano Ronaldo.Menjabat sebagai kapten timnas Portugal, Ronaldo mendapatkan peluang emas pada babak pertama.Ronaldo melakukan aksi individu dengan menggocek bek Spanyol, Gerard Pique, sebelum melepaskan tendangan cungkil melampaui kiper Iker Casillas.

Saat itu, Xabi Alonso dan Carles Puyol pun cuma bisa terdiam karena gagal menutup ruang tembak Ronaldo.

Sepintas, bola sepakan Cristiano Ronaldo akan masuk.

Namun, Nani menyundul bola di mulut gawang dan membuat si kulit bulat masuk.

Permasalahannya, wasit Antony Gautier menganulir gol tersebut karena menilai Nani berada dalam posisi offside.

Keputusan Gautier sontak membikin Ronaldo kesal yang langsung menghentakkan kaki dan kedua tangannya, serta menampilkan raut wajah penuh kecewa.

Diwawancarai terkait golnya yang dianulir, Cristiano Ronaldo mengutarakan kedongkolannya.

"Saya tidak mengerti, bahkan orang yang buat saja bisa melihat itu adalah gol," kata Cristiano Ronaldo kepada MARCA.

"Bola sudah masuk setengah meter ke dalam gawang."

"Saya tidak tahu ini kebetulan atau tidak, tetapi gol terbaik saya untuk tim nasional dianulir."

"Saya teringat gol tendangan salto di Stadion Bessa juga tidak diberikan," ucap Ronaldo lagi.

Gol spektakuler Cristiano Ronaldo lainnya untuk timnas Portugal juga pernah dianulir saat melawan timnas Azerbaijan dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2008 di Stadion do Bessa, 7 Oktober 2006.

Namun, meski lesakan saltonya saat itu tidak sah, Ronaldo masih sanggup memborong dua gol untuk membawa Portugal menang 3-0.

Di sisi lain, terkait ulahnya, Nani pun menyampaikan permintaan maaf kepada Cristiano Ronaldo.

Terkait ulahnya, Nani pun menyampaikan permintaan maaf kepada Cristiano Ronaldo.

"Saya menyentuh bola karena saya pikir saya tidak offside," ujar Nani kepada The Guardian.

"Semuanya terjadi begitu cepat."

"Setelah mengambil waktu untuk memikirkannya, saya meminta maaf kepada Ronaldo."

"Gol Ronaldo itu menunjukkan permainan yang hebat dan seharusnya saya tidak merusaknya," tutur Nani menambahkan.

Kendati gol-golnya masih suka dianulir, Cristiano Ronaldo tetap menyandang status sebagai top scorer sepanjang masa Portugal dengan 99 gol.(Jft/BolaSport)

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA