Ilkay Gundogan, Pemain Sepakbola yang Ingin Menginspirasi Muslim Jerman

Konfrontasi - Ilkay Gundogan merupakan pemain sepakbola Tim Nasional (Timnas) Jerman yang memiliki darah Turki. Jelang Piala Dunia 2018, ia bersama koleganya, Mesut Ozil (pemain timnas Jerman berdarah Turki), membuat kesal publik Jerman. Penyebabnya dia berfoto bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Warga Jerman makin kesal karena pemain Mancheter City tersebut menulis “Presiden Saya” di jersey yang ditandatangi oleh Erdogan. Momen tersebut kemudian berbuntut panjang.

Berbagai elemen masyarakat, politisi hingga Federasi Sepakbola Jerman (DFB) geram dengan perilaku Gundogan dan Ozil. Kedua pemain itu bahkan sampai menghadap Presiden Jerman, Frak-Walter Stenmeier, demi mengklarifikasi pose mereka berdua dengan Presiden Erdogan.

Gundogan dan Ozil menyatakan bahwa pose mereka berdua dengan Erdogan tidak ada motif politik.

Erdogan lahir Gelsenkirchen, Jerman, pada 24 Oktober 1990, dari keluarga muslim asal Turki. Namun, atas peristiwa foto bareng dengan Erdogan membuatnya sempat terpukul.

Dalam laga persahabatan Timnas Jerman melawan Arab Saudi pada 9 Juni 2108, Gundogan yang masuk sebagai pemain pengganti mendapat cercaan ketika dia mengusai bola.

"Saya merasa terhormat bisa tumbuh di Jerman, jadi itu merupakan pukulan berat bagi saya sebagai orang yang tidak terintegrasi dan tidak menjalani hidup sesuai dengan nilai-nilai Jerman," katanya mengutip Arab News.

Ada sekitar 3 juta warga Jerman yang merupakan keturunan Turki, mereka merupakan kelompok etnis minoritas terbesar di negara tersebut. Gundogan salah satu di antara mereka, yang juga seorang Muslim.

Gundogan bangga bermain untuk Timnas Jerman, dan bangga memberikan inspirasi dan dorongan bagi para migran dan Muslim.

"Latar belakang saya memberi saya tanggung jawab ini. Begitu banyak orang, bukan hanya orang Turki, tetapi untuk komunitas Muslim di Jerman, saya adalah salah satu dari orang-orang yang berusaha membantu,” kata Gundogan.

“Bahasa Jerman saya jauh lebih baik daripada bahasa Turki saya, dan saya berusaha bersikap baik, penuh hormat,” pungkas dia. (oke/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...