19 June 2018

Etihad Stadium Jadi Saksi Liverpool Bantai City 4-1

Konfrontasi - Liverpool sukses mendulang kemenangan kedua mereka bersama Jurgen Klopp di Premier League. Kemenangan kedua ini didapat ketika mereka bertandang ke Etihad Stadium, melawan sang tuan rumah Manchester City dengan skor yang meyakinkan 4-1, Minggu (22/11/2015) dini hari WIB.

Bermain di depan Publik sendiri membuat Sergio Aguero dkk langsung tancap gas begitu wasit membunyikan peluit pertama pertandingan. Sergio Aguero yang baru saja pulih langsung menebar ancaman di depan gawang Liverpool namun berkat pengamanan ketat Martin Skrtel mampu membayang-bayangi striker Timnas Argentina tersebut.

Sadar tuan rumah memainkan permainan tempo tinggi, Liverpool langsung meladeni permainan terbuka Manchester City. Hasilnya empat menit kemudian mereka sukses membuka keunggulan atas Manchester City.

Eliaquim Mangala menjadi aktor di balik keunggulan City ini. Ketika ia berniat menghalau bola umpan Roberto Firmino, bola malah melesat masuk ke gawang Joe Hart. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Liverpool.

Ketinggalan satu gol membuat Manchester City langsung tancap gas. Akan tetapi Liverpool tampil dominan dalam laga ini sehingga mampu mematikan pergerakan punggawa The Citizens.

Asyik menyerang, Manchester City malah kembali tertinggal. Kali ini giliran Philippe Coutinho mencatatkan namanya di papan skor. Mendapatkan umpan terobosan dari Adam Lallana, Pemilik nomer punggung 10 tersebut tanpa kesulitan memperdaya kiper Manchester City, Joe Hart. Kedudukan berubah 2-0 untuk keunggulan Liverpool.

Duet Coutinho dan Firminho semakin menggila dalam beberapa menit berikutnya. Sembilan menit berselang kali ini giliran Firmino yang mencatatkan namanya di papan skor setelah mendapat umpan terukur dari Coutinho.

Ketinggalan tiga gol tidak membuat anak asuh Manuel Pellegrini patah arang. 1 menit menjelang babak pertama usai, Manchester City sukses memperkecil ketinggalan lewat sepakan jarak jauh sang ujung tombak, Sergio Aguero. Skor 1-3 bertahan hingga wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Memasuki Babak kedua, Manuel Pellegrini memutuskan untuk melakukan dua pergantian sekaligus. Jesus Navas dan Yaya Toure ditarik keluar dan memasukan Fernandinho dan Fabian Delph untuk menggantikan posisi kedua pemain tersebut.

Pada babak kedua ini, Manchester City secara perlahan tapi pasti mulai mengambil alih jalannya pertandingan. Kombinasi trio Sterling-Aguero-De Bruyne beberapa kali membahayakan gawang Simon Mignolet namun tidak ada satupun yang berujung kepada gol.

Jual Beli serangan terus terjadi di babak kedua. Perlahan tapi pasti Manchester City mendominasi jalannya pertandingannya. Untuk merespon hal tersebut pelatih Jurgen Klopp menarik keluar duo maut Coutinho-Firmino dan memasukan Jordon Ibe dan Christian Benteke sebagai gantinya.

Hasil pergantian tersebut mulai terasa dimana Liverpool sudah mulai bisa melakukan perlawanan. Akhirnya di menit ke 81 bek Liverpool, Martin Skrtel sukses menutup pesta gol The Reds ke gawang Joe Hart. Berawal dari sepak pojok Adam Lallana, Skrtel sukses memanfaatkan bola lepas dari kepala Benteke dan melesakkannya ke gawang Hart. Skor 4-1 menjadi penutup laga ini.

Berkat kekalahan ini Manchester City turun dari puncak klasemen di peringkat ketiga dan Liverpool naik satu peringkat ke peringkat sembilan. (bola/mg)

Category: 
Loading...