Barcelona Gunakan Formasi Ini, Antoine Griezmann Kembali ke Posisi Terbaiknya di Era Koeman

Konfrontasi - Terungkap sudah pola apa yang digunakan Ronald Koeman bersama Barcelona di musim 2020-2021. Seperti yang sudah diprediksi sebelumya, pelatih asal Belanda itu mengandalkan pola 4-2-3-1.

Dalam pola ini, Koeman menempatkan Lionel Messi sebagai ujung tombak. Hal itu mengindikasikan Koeman takkan mengandalkan Luis Suarez untuk mengisi posisi terdepan di skuad racikannya.

Sekadar informasi, dalam beberapa pemberitaan sebelumnya, Koeman disebut tak lagi membutuhkan jasa Suarez. Hal itu jelas terlihat ketika Barcelona menang 3-1 atas Gimnastic de Tarragona dalam laga uji coba dini hari tadi, Suarez tidak dimasukkan ke dalam skuad meski dalam kondisi bugar.

Karena itu, El Pistolero –julukan Suarez– berada di pintu keluar Estadio Camp Nou. Kabarnya, penyerang berpaspor Uruguay itu merapat ke Estadio Wanda Metropolitano yang notabene markas Atletico Madrid.

Terlepas dari masa depan Suarez yang masih abu-abu, tidak halnya dengan pemain Barcelona lainnya, Antoine Griezmann. Dalam laga kontra Gimnastic de Tarragona, Griezmann dimainkan Koeman di posisi terbaiknya, yakni second striker. Griezmann pun mencetak satu dari tiga gol kemenangan Barcelona atas Gimanstic de Tarragona.

Sekadar informasi, koleksi gol Griezmann cukup banyak ketika diperankan di posisi tersebut. Ambil contoh saat membeli Atletico Madrid pada 2017-2018. Mentas dalam 49 pertandingan, Griezmann mengoleksi 29 gol.

Berkat bantuan dari Griezmann, Atletico Madrid juara Liga Eropa 2017-2018. Sebelumnya pada 2015-2016, Griezmann juga tampil moncer dengan mengoleksi 32 gol dari 54 pertandingan.

Atas pencapaian di atas, Griezmann membawa Atletico Madrid lolos ke final Liga Champions, meski akhirnya kalah adu penalti dari Real Madrid. Pencapaian serupa juga dibuat Griezmann bersama Timnas Prancis.

Beroperasi sebagai second striker di Piala Eropa 2016, Griezmann keluar sebagai top skor dengan koleksi enam gol. Berkat gol dari Griezmann juga, Les Bleus –julukan Prancis– lolos ke final Piala Eropa 2016.

Kemudian di Piala Dunia 2018, Griezmann menjadi runner-up top skor, sekaligus membawa Prancis juara setelah menang 4-2 atas Kroasia di final. Melihat fakta di atas, jangan heran jika Barcelona berjaya semenjak memainkan Griezmann di posisi second striker. (oke/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...