Usai Mendaftar ke KPUD Tangsel, Sara Kunjungi Korban Pelecehan dan Minta RUU PKS Segera Disahkan

Konfrontasi - Calon wakil wali kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati (Sara) menaruh kepedulian yang mendalam terhadap para korban pelecehan seksual.

Sara secara khusus mengunjungi salah seorang korban berinisial S di Sarua, Ciputat, Tangsel, Jumat (4/9) kemarin.

Sara mengunjungi korban S setelah terlebih dahulu mendaftar ke KPUD Tangerang Selatan bersama pasangannya calon wali kota H Muhamad.

Sara memberikan dukungan moril dan mendukung apa pun keputusan Ibu S dalam menindaklanjuti laporan pelecehan yang dialami.

Sara bisa memahami apabila Ibu S tidak melanjutkan laporan, karena aspek intimidasi yang diduga yang telah beliau alami selama proses pelaporan berlangsung.

"Saya hadir dan menemui Ibu S untuk memberikan dukungan, karena Ibu S sudah dipanggil polisi terkait laporannya. Kalau beliau mau lanjut, saya akan mendukung," ujar Sara dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/9/2020).

Sara menyesalkan adanya upaya penyelesaian secara damai yang justru mengandung unsur intimidasi dan manipulasi oleh oknum.

"Saya diberi tahu ada proses perdamaian yang mengandung intimidasi oleh oknum, saya menyesalkan hal ini," katanya.

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini berharap semua pihak terkait memberi perlindungan kepada korban. Dia juga berharap oknum-oknum yang mengambil kesempatan dalam kesengsaraan para korban, ditindak tegas.

Secara khusus Sara berharap DPR segera mengesahkan RUU Penghapusan Kejahatan Seksual (PKS).

"Semoga RUU PKS segera disahkan. Saya kira ini sangat dibutuhkan, sehingga para pelaku pelecehan seksual seperti yang dialami Ibu S tidak lepas dengan mudah," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan seorang ibu rumah tangga telah melaporkan pemilik kontrakan yang dihuninya di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) ke kepolisian.

Perempuan berinisial S (38) itu mengaku telah menjadi korban peremasan payudara oleh si pemilik kontrakan. (jp/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...