UNBK Tahun Ini Dihantui Komputer Ngadat, Terlalu

Konfrontasi - Ini merupakan tahun keempat pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMP di Kota Surabaya.

Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, dinas pendidikan dituntut untuk memaksimalkan upaya persiapan agar UNBK berjalan lancar.

Di antaranya, meminimalkan gangguan server, kekurangan unit komputer di sekolah, hingga listrik padam.

Kepala Dinas Pendidikan Ikhsan menyatakan, pemkot melakukan persiapan lebih maksimal. Sebab, bakal ada penambahan mata pelajaran (mapel) yang diujikan selama UNBK.

''Kalau dulu tiga mapel, sekarang bertambah menjadi empat," jelas Ikhsan. Yakni, bahasa Indonesia, Matematika, bahasa Inggris, dan IPA.

Dia memastikan bahwa tahun ini pemkot sudah berkoordinasi dengan instansi lain untuk memastikan kesiapan listrik. Dengan banyaknya komputer yang dioperasikan bersamaan, tegangan listrik di satu sekolah dikhawatirkan tidak kuat.

''Kami sudah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan listrik bisa mengalir selama pelaksanaan UNBK," lanjutnya.

Tahun ini pemkot melalui bagian layanan pengadaan dan pengelolaan aset (LP2A) juga sudah menambah komputer hingga 5.255 unit untuk memenuhi kebutuhan sekolah-sekolah. Terutama di tingkat SMP.

Ikhsan menjelaskan, memang belum semua sekolah memiliki jumlah komputer yang memadai.

''Strateginya, kami meminta sekolah menyediakan dulu secara mandiri. Selama ini bisa," kata Ikhsan.

Sekolah untuk sementara bisa menyediakan sejumlah komputer yang bisa digunakan siswa secara bergantian. Jumlahnya diharapkan lebih banyak daripada yang sudah tersedia tahun lalu.

Jika ada kekurangan, pihak sekolah yang memiliki komputer lebih banyak bisa meminjamkan ke sekolah yang kekurangan komputer. (jp/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...