11 December 2019

Umat Muslim di Ternate Akan Duduki Istana Jika Kasus Ahok Tak Diproses

Konfrontasi - Massa aksi bela Islam berbagai elemen di Ternate, Maluku Utara, Jumat (4/11/2016) menggelar aksi di depan masjid raya Al-Munawwar menuntut agar kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diproses secara hukum.

Koordinator massa Zainal Wahda Imam dalam orasinya menyatakan, kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok dengan menyebut QS Al-Maidah ayat 51 agar segera dituntaskan, karena sangat berimplikasi terhadap gangguan Kamtibmas.

Selain itu, dia meminta agar umat Islam di Maluku Utara agar mengambil peran dan langkah dalam menyatukan persepsi untuk menuntut agar kasus dugaan penistaan agama segera diproses secara hukum.

Oleh karena itu, Zainal meminta agar penyidik Mabes Polri segera memproses Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama agar mendapat kepastian hukum. Dia bersama ratusan massa yang hadir dalam aksi tersebut juga meminta agar umat Islam di Maluku Utara terus mengawal kasus dugaan penistaan agama ini di Mabes Polri.

“Apabila dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok ini tidak diselesaikan, maka umat Islam di Maluku Utara akan mendukung aksi lebih besar lagi dengan cara menduduki Istana.”

Aksi yang diikuti ratusan massa seusai shoalat Jumat tersebut menghadirkan sejumlah tokoh di Maluku Utara diantaranya Ketua MUI Ternate Usman Muhammad, Anggota DPRD setempat, Zainal Imam, Kabag Humas Kota Ternate, Sutopo Abdullah dan Jogugu Kesultanan Ternate Mahmud Zulkiram.

Sementara itu, aksi yang dilakukan di depan masjid Al-Munawwar tersebut relatif berjalan aman, meski pun ratusan aparat kepolisian dan anggota TNI melakukan pengamanan secara intensif di lokasi aksi tersebut.

Kapolres Ternate, AKBP Mustafa Kamal menyatakan apresiasinya kepada seluruh massa demo yang menyampaikan aspirasinya di depan masjid raya Al-Munawwar secara tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis.

“Aksi massa di Ternate sejauh ini berlangsung tertib dan bisa dikendalikan, bahkan upaya yang dilakukan para tokoh agama yang hadir juga diapresiasi, karena berlangsung secara kondusif,” katanya. (mg/akt)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...