20 July 2019

Terungkap, Menag Lukman Akui Pernah Terima Gratifikasi dari Pejabat Saudi

KONFRONTASI-Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengakui telah menerima uang sebesar USD30 ribu dari Atase Agama Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Ibrahim. Kata Lukman, pemberian uang tersebut terkait kegiatan MTQ Internasional yang diselenggarakan di Indonesia.

Demikian diakui Lukman Hakim Saifuddin saat bersaksi di sidang lanjutan perkara dugaan suap jual-beli jabatan pada lingkungan Kemenag untuk terdakwa Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi.

"Itu dari keluarga Amir Sultan, karena rutin keluarga raja adakan MTQ Internasional Indonesia," ungkap Lukman Hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Diduga, uang tersebut berasal dari keluarga pejabat di Arab Saudi, Amir Sultan. Amir Sultan merupakan pejabat tinggi yang mengadakan kegiatan MTQ Internasional di Indonesia.

Menurut Lukman, pemberian uang tersebut karena Syekh Ibrahim mewakili Kedubes Arab puas dengan kegiatan MTQ Internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Lukman mengklaim terpaksa menerima uang tersebut.

"Awalnya saya tidak terima, dia memaksa, saya terima. Tradisi di arab itu dia kalau senang bisa kasih hadiah. Dia bilang saja, terserah gunakan untuk khairiyah, kebajikan. Itu pertengahan atau akhir tahun lalu. Bahkan lupa saya masih menyimpan dollar itu," ujar Lukman.

Uang itu diterima Lukman dari Syekh Ibrahim, atase agama diruang kerja menteri Desember 2018. Sebelumnya uang di dalam laci kerja Lukman disita oleh penyidik KPK.

Lukman mengaku sebagai penyelenggara negara tidak boleh menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Termasuk uang.

"Itu dia yang saya katakan bahwa saya mengatakan tidak berhak menerima ini. Saya tahulah sebagai penyelenggara negara tidak boleh menerima gratifikasi," tutur dia.[mr/okz]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...