Soal Korupsi Transjakarta, Kejagung Cecar Mantan Kepala BPPT

KONFRONTASI - Kejaksaan Agung merampungkan pemeriksaan tiga saksi kasus dugaan korupsi pengadaan Bus Transjakarta di Dinas Perhubungan Provinsi DKI tahun anggaran 2013, Selasa (24/6). Ketiganya adalah mantan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Sedangkan Erzi adalah Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT, sementara Michael Andreas Purwoadi adalah Kepala Balai Mesin Perkakas, Teknik Produksi dan Otomasi BPPT.

“Ketiga saksi hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.30,” kata Juru Bicara Kejagung Tony T Spontana, Selasa (24/6).

Ia menambahkan,  Marzan dicecar soal perannya dalam kerjasama antara BPPT dengan Dishub DKI. Selain itu, kejaksaan juga mengorek informasi dan kronologis ada atau tidaknya perjanjian kerjasama antara BPPT dengan Dishub Provinsi DKI untuk menjadi konsultan perencana dan konsultan pengawas dalam pengadan armada Transjakarta.

Sedangkan saksi Erzi dicecar soal kedudukannya sebagai Prawoto, Direktur Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi BPPT yang kini menjadi tersangka kasus Transjakarta. “Kedudukan saksi (Erzi, red) selaku atasan tersangka P,” kata Tony.

Selain itu, lanjut dia, Erzi juga dicecar soal kronologis dan mekanisme pengelolaan pekerjaan selaku konsultan perencanaan dan konsultan pengawasan dalam kegiatan pengadaan tersebut.

Sedangkan saksi Michael ditanya soal tugasnya selaku konsultan pengawas dari Meppo-BPPT. “Termasuk adanya penerimaan jasa pembayaran konsultan pengawas dari saksi Iwan Kuswandi,” katanya.[ian/jpnn]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...