4 April 2020

Sebelum Terbang ke New York, Rizal Ramli Ingatkan Impor Beras, Bawang di saat Panen Tak Bisa Ditolerir

KONFRONTASI- Sebelum terbang ke New York akhir pekan kemarin, Ekonom senior DR. Rizal Ramli mengingatkan pemerintah dan masyarakat bahwa impor beras, bawang dan komoditi pangan lainnya merupakan kejahatan subversiv terhadap rakyat, pemerintah dan bangsa Indonesia. Kejahatan subversive ini membuat ekonomi kaum tani lumpuh dan masa depan petani mati suri.

Menurutnya, permainan di balik impor beras sesungguhnya tidak bisa ditolerir lagi. Mereka sengaja melakukan impor di saat petani sedang panen.

"Mereka ini mau menciptakan ketergantungan permanen. Kalau menurut saya ini tindakan subversif, mengancam dan membahayakan negara," tegas Rizal Ramli, mantan Menko Perekonomian dan Menko Kemaritiman.

Mantan kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) era Abdurrahman Wahid itu menyesalkan permainan pihak tertentu di balik kebijakan impor beras.

Menteri  Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan para mafia pangan yang mempermainkan harga bawang putih bisa memperoleh keuntungan hingga Rp19 triliun dalam setahun.
Seusai memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (1/6), Amran mengatakan harga bawang putih di China Rp5.600 per kg, harga bersih masuk Indonesia berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000 per kg, sedangkan harga di konsumen mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000 per kg.

Hasil gambar untuk rizal ramli, impor bawang subversif

Selanjutnya RR, mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) di era Abdurrahman Wahid itu menyesalkan permainan pihak tertentu di balik impor beras yang telah menjatuhkan wibawa dan komitmen Presiden Jokowi untuk menolong kehidupan kaum tani..

Para importir pangan dan oknum penguasa  menciptakan kelangkaan artifisial, agar bisa terus impor guna memburu rente ekonomi untuk pemilu dan pilpres 2019, sungguh keji

Tokoh bangsa yang juga ekonom senior DR. Rizal Ramli diundang ke Amarika Serikat untuk menjadi pembicara dalam beberapa forum elite strategis di New York dan Washington dalam persiapannya menuju Pilpres 2019.

Selain jadi pembicara di beberapa lembaga think tanks di New York dan Washington, Rizal akan bertemu dengan beberapa tokoh Amerika.

(kf)..

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...