27 February 2020

Rizal Ramli, Tokoh Perubahan, Berpendirian Kokoh dan Tidak Gila Jabatan

KONFRONTASI- Tokoh perubahan Rizal Ramli diserang dan difitnah. Dia disebut gila jabatan, dan rascis, anti Tionghoa. Si penyerang asal menyerang tanpa fakta. Tak memahami sepak terjang mantan Menko Perekonomian.

Tersebut. Mereka tidak mengetahui dan memahami kalau RR, sapaan akrab Rizal Ramli, berkali-kali menolak jabatan yang diberikan atau ditawarkan kepadanya.

Si penyerang tak beradab itu tidak memahami kalau RR juga banyak teman etnis Tionghoa. Bahkan dirinya yang rekrut dua figur Tionghoa Jonan dan merekomendasi Thomas Lembong.  “Rizal Ramli bukan seorang rascist. Kolega Tionghoanya banyak,” tulis Zeng Wei Jian.

Kepada pembully yang juga menuding RR gila jabatan, mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu menyebutkan, RR itu orangnya punya pendirian yang kokoh. Seperti saat yang bersangkutaan menjabat Komisaris Utama PT. Semen Gresik.

"Saya saksi tentang hal ini. Saat saya masih di BUMN, saya dapat tugas evaluasi Pak RR sebagai Komut PT Semen Gresik, pak @RamliRizal lebih memilih diberhentikan daripada disuruh "membebek". Akhirnya diberhentikan," kata Said Didu di akun Twitter @msaid_didu.

RR kemudian meretweet pernyataan Said Didu itu dengan mengatakan: "Sebagai Preskom Semen Gresik Grup, RR berhasil naikkan keuntungan dari Rp 800 miliar menjadi Rp 3,2 triliun dalam dua tahun. Tapi karena RR tolak dan pimpin demo kenaikan harga BBM (hanya setuju jika mafia migas disikat dulu), RR mengundurkan diri sebagai Preskom SG Grup".

Arief Gunawan, wartawan senior menulis, Rizal Ramli (RR) diminta Gus Dur untuk jadi Ketua BPK. Tokoh pergerakan yang konsisten membela demokrasi ini menolak halus dengan setengah becanda, karena katanya posisi itu cocok untuk usia 60-an tahun. Waktu itu Rizal masih 40-an sudah jadi ekonom top hingga mancanegara.

Kedekatan Rizal dengan cucu pendiri NU ini bagaikan kakak & adik. Banyak canda dan kelakar, tapi fokus dan konsisten untuk urusan bela rakyat. Rizal bukan intelek celamitan yang suka meminta-minta.

Gus Dur menelpon Rizal. Ekonom pro rakyat kecil ini disuruh jadi Dubes di Amerika, dan sambil lelucon Rizal bilang katanya Gus Dur kok kaya’ Belanda, kirim yang bandel-bandel ke tempat jauh.

Waktu jadi Kepala Bulog dan lagi nyikatin koruptor serta jaringan mafia pangan, RR dimintakan tolong oleh Gus Dur supaya beresin juga IPTN yang bangkrut. Rizal kaget tiada kepalang sehingga menyangka Gus Dur salah menelepon, karena apa hubungannya Kepala Bulog dengan pabrik pesawat terbang yang lagi kolaps. Ternyata presiden ke empat RI itu serius.

Rizal yang memang sangat dipercaya Gus Dur mengubah IPTN jadi PTDI (PT Dirgantara Indonesia) dan melakukan langkah-langkah perbaikan yang membawa hasil positif.

Anggota DPR

Setelah keluar dari penjara Sukamiskin, Sekjen Golkar, Ir. Sarwono Kusumaatmaja, nawarin Rizal dan 3 kawannya untuk jadi anggota DPR. Rajawali hendak dimasukin kandang laksana anak manis datang, duduk, dengar, diam, & duit. Atau bagaikan para aktivis dungu hari ini yang mabuk kuasa di parlemen & BUMN.

RizalRamli

Rizal menolak. Ia memilih jadi tokoh pergerakan yang konsisten & intelektual independen. “Saya mewakafkan hidup untuk bangsa.” katanya suatu hari.

Hidupnya sudah lengkap. Ibadah sosialnya dilakukan sejak muda. Sejak usia 20-an dengan menjadi tokoh pergerakan dan pembela anak-anak orang miskin yang tak mampu bersekolah.

Dia sendiri yatim piatu sejak usia 6 tahun. Hidup dalam asuhan kasih sayang dari sang nenek yang buta huruf, jauh dari tanah kelahirannya.

Di ITB Rizal jadi mobilisator Gerakan Anti Kebodohan yang menghasilkan Program Nasional Wajib Belajar. Sehingga untuk aksi bela rakyat ini ia dijebloskan ke penjara oleh rezim otoritarian saat itu yang tipis telinga oleh berbagai kritikan.

Medio Agustus 2015 Rizal Ramli diajak ketemu sama Jokowi.

Rizal yang pernah berkali-kali jadi pejabat, mulai dari Menko Ekonomi, Menkeu, Kabulog, serta berbagai jabatan penting lainnya, oleh Jokowi dirayu supaya bersedia jadi Menko Maritim di kabinet.

Rizal menolak halus. Pertama karena itu bukan bidangnya. Kedua, Rizal punya nama-nama yang cocok untuk jabatan itu. Tapi Jokowi menginginkan Rizal, sehingga berkata yang minta Rizal jadi Menko Maritim adalah rakyat Indonesia, bukan semata-mata keinginan Jokowi.

Singkat cerita, bujuk rayu itu malah berbuah reshuffle.

Sebelas bulan di kabinet Rizal mengabdi untuk rakyat dan loyal kepada Jokowi yang waktu itu berjualan Tri Sakti dan Revolusi Mental. Nyatanya Rizal harus berhadapan dengan para benalu, mulai dari penguasa merangkap pengusaha (Pengpeng), skandal reklamasi Pantai Jakarta, anasir neoliberal, praktek nepotisme, para kakitangan asing & aseng, serta berbagai kepentingan taipan. Dalam waktu singkat itu Rizal sendiri telah meninggalkan banyak legacy sebagai seorang Menko Maritim.

Di dalam maupun di luar kekuasaan, Rizal Ramli senantiasa menyuarakan dan membela kebenaran. Sebagaimana makna nama “Rizal”, yang dalam bahasa Arab: arrijal, arajjul, yang berarti laki-laki, dan mengandung kata sifat: kejantanan, keberanian atau kepahlawanan.

Dalam khazanah Islam yang mulia sendiri terdapat istilah Rijjalud Dakwah, yang berarti laki-laki pemberani yang mendakwahkan kebenaran.

Sosok Petarung

Sejak menjadi aktivis ITB hingga menjabat menteri, Dr Rizal Ramli (RR) tidak berubah karakternya. Dia petarung, lantang berbicara tanpa tedeng aling-aling, berani mengeritik kebijakan pejabat yang dinilai merugikan negara, serta tetap konsisten membela nasib wong cilik.

Sikap petarung RR bisa dilihat saat menyemprot kebijakan Menteri ESDM Sudirman Said soal Blok Masela, melawan reklamasi Teluk Jakarta ala Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). RR marah besar dan gebrak meja saat sidak bareng Ahok dalam inspeksi reklamasi Teluk Jakarta, dan mengancam pengembang reklamasi yang dinilai tidak sesuai aturan.

RR juga pernah marah dan membongkar beton penghadang jalur rel kereta di lapangan penumpukan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok karena dinilai tidak efisien dalam biaya trasportasi. Menurutnya, ini kepentingan sempit PT Pelindo dengan Dirutnya RJ Lino, jalur kereta tersebut ditutup, padahal jalan kereta itu ada sejak zaman Belanda. RR saat itu menyatakan pejabat Pelindo II perlu direvolusi mentalnya.

SBY

RR juga menolong SBY bisa menjadi Presiden. Kisahnya, SBY pernah meminta bantuannya saat akan dilantik menjadi presiden pada 2004. “Dia ngemis minta tolong saya,” kisah RR, Senin (27/1/2014).

RR berkisah, pada saat itu SBY khawatir perihal persediaan bahan bakar minyak (BBM) yang minim di DKI Jakarta. Hal tersebut terjadi dua hari sebelum SBY dilantik sebagai presiden. SBY meminta RR mencari jalan keluar masalah itu. “Dia bilang, ‘bisa-bisa batal dilantik kalau BBM habis’,” cerita RR.

Menurut RR, atas permintaan SBY itu maka ia memanggil direksi PT Pertamina untuk mencari cara mengamankan pasokan BBM di Jakarta. “Alhasil pelantikan SBY berjalan lancar karena permasalahan BBM dapat diselesaikan.”

Rizal juga mengklaim dirinya pernah menjadi tim sukses kemenangan SBY pada Pemilu 2004. Sejumlah kampanye kebijakan diklaim merupakan hasil buah pikiran RR dan timnya.

Jaringan Luas

Sebagai ekonom alumni Universitas Boston AS, RR memiliki jaringan pergaulan internasional. Ia adalah salah satu ahli ekonomi Indonesia yang dipercaya menjadi penasihat ekonomi PBB. Meski tergolong orang pintar yang kapabel, RR tidak gila jabatan.

Dia akan menolak jabatan yang ditawarkan kepada dirinya jika tidak sesuai nuraninya. Buktinya, dia pernah menolak jabatan Menteri Perindustrian yang ditawarkan Presiden SBY. Pasalnya, RR hanya mau menjadi Menteri Keuangan saat itu untuk mencegah kapitalisme dan neolib.

Ketika Presiden Jokowi mencopot RR dari kursi Menteri pada 27 Juli 2016, ekonom senior itu terlihat biasa saja dan tanpa beban. Dalam pesan singkatnya kepada wartawan, RR mengatakan tidak masalah dirinya dicopot, meski ia merasa selama ini sudah bekerja dengan maksimal untuk kepentingan bangsa dan negara. RR lantas menulis di twitter-nya: “Saya telah mencoba berbuat yang terbaik untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih rakyat Indonesia.”

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...