Rizal Ramli Sebut Korupsi Elite Semakin Menjadi-Jadi, Hingga Bandingkan Gaji PNS sejak Era Gusdur hingga Jokowi

KONFRONTASI-Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menyoroti perkembangan gaji PNS, TNI dan pensiunan yang saat ini diduga diabaikan. Hal itu menurut pria yang juga pakar ekonomi ini, lantaran korupsi di tahap elite, seperti birokrasi, partai, Pemda, DPR atau DPRD yang semakin menjadi.

Dikutip SerangNews.com dari akun Twitternya @RamliRizal pada Sabtu 20 Maret 2021. Komitmen pemerintah menaikan gaji untuk PNS, TNI dan Pensiunan berbeda di setiap rezim yang berkuasa.

Rizal Ramli justru membandingkan saat ini dengan zaman pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Belakangan, korupsi di elite birokrasi, partai, Pemda, DPR/DPRD semakin jadi, tapi gaji PNS, TNI dan pensiunan yg jujur diabaikan. Zaman Gus Dur dinaikkan >200% dalam 21 bulan," cuitnya di Twitter.

Dalam cuitan Rizal Ramli itu juga diposting tabel, yang memperlihatkan gaji PNS dari periode ke periode.

Image

Dalam tabel tersebut pada periode pemerintahan Gus Dur, gaji PNS naik 250 persen di tahun 2002, dan tahun 2003 tunjangan masuk ke gaji pokok.

Sementara untuk periode pemerintahan Megawati, sejak 2003 sampai dengan 2005 tidak ada kenaikan.

Sedangkan selama 10 tahun pemerintahan SBY. Dalam tabel itu terlihat mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dimana sejak dari 2006 sampai 2014 mengalami kenaikan bervariatif, mulai dari 5 persen hingga yang terbesar mencapai adalah 20 persen.

Untuk pemerintahan Presiden Jokowi, dalam tabel disebut dari 2015 sampai 2018, tidak ada kenaikan gaji PNS. Rencana kenaikan justru baru bergulir pada tahun 2019 dengan kenaikan sebesar 5 persen.

Sementara itu dikutip dari Pikiranrakyat.com pada berita yang berjudul "Bantah Agenda Kenaikan Tunjangan PNS Rp9 juta, Anak Buah Sri Mulyani: Tidak Ada Rencana" pada 2 Januari 2021 lalu.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...