26 September 2018

Rizal Ramli: Neoliberalisme Hanya Untungkan Perusahaan Asing

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom senior Rizal Ramli memastikan bakal tetap menjadi lawan setiap orang yang memiliki pemahaman neoliberal.

"Kalau neoliberal siapapun itu kita timpa (hantam),” kata Rizal  Ramli (RR) saat orasi kebangsaan di Munas Serikat Pekerja Bank BTN di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa malam (15/5).

Mantan Menko Kemaritiman ini menceritakan, sebetulnya dia dengan Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan sahabat lama dan sudah saling mengenal sebelumnya.

Walau begitu, belakangan dia kerap melontarkan kritik keras terhadap SBY lantaran kebijakan ekonominya dianggap Neoliberalisme..

"Jadi bukan orangnya, pikirannya, karena kalau neolib itu pintu masuk daripada neo kolonialisme,” jelas pria yang pernah menjadi anggota tim panel Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ini.

Rizal Ramli menegaskan, neolib hanya membesarkan perusahaan-perusahaan asing, modal asing saja.

Sistem itu juga tidak dapat membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai di atas tujuh persen.

"Karena model neolib ini adalah model yang bergantung dari pinjaman,” demikian mantan Menko ekuin era mendiang Presiden Abdurrahman Wahid ini.  (konf/Rmol)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  



Berita lainnya

loading...