Rizal Ramli: Menkeu “Terbalik” Sri Mulyani sangat Menguntungkan Kreditor, dan Merugikan Rakyat Kita. Utang Sudah Lampu Merah

KONFRONTASI- Bank Dunia menempatkan Indonesia di urutan tujuh dari 10 negara pengutang terbesar di dunia. Bagaimana sebenarnya investor melihat Indonesia? Informasi yang dilansir Bank Dunia melalui rilis International Debt Statistics 2021 itu mencatat utang luar negeri Indonesia hingga akhir 2019 mencapai USD402,08 miliar. Utang pemerintah pusat sendiri sebesar USD233,51 miliar, dan sisanya adalah swasta. 

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah sebesar Rp5.756,87 triliun per akhir September 2020. Adapun rasio utang pemerintah terhadap PDB sebesar 36,41%.

Secara rinci SBN domestik atau yang berdenominasi rupiah sebesar Rp3.629,04 triliun. Terdiri dari Surat Utang Negara (SUN) Rp2.973,01 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk sebesar Rp656,03 triliun.

Sedangkan, untuk SBN valas sebesar Rp1.263,54 triliun. Terdiri dari SUN Rp999,49 triliun dan Sukuk Rp264,05 triliun. Untuk pinjaman dalam negeri mencapai Rp11,32 triliun dan pinjaman luar negeri Rp852,97 triliun.

Pembengkakan utang di tengah rendahnya kinerja pemungutan pajak berpotensi menganggu kredibilitas anggaran. 

Ekonom senior Rizal Ramli misalnya menyatakan bahwa kondisi utang pemerintah sudah berada di lampu merah. Ia mengatakan, sejumlah indikator ekonomi telah merosot.

“Dalam tahun keenam ini, bahkan sudah sebelum Covid-19 sebetulnya sudah ada indikator ekonomi RI merosot, atau sejak satu setengah tahun yang lalu. Kami berkali-kali katakan awas, lampu kuning atau lampu merah, karena buat bayar bunga utang aja pakai utang,” ujar Rizal.

 

Sri Mulyani Ngeluh Kondisi Global Lagi, RR Mengkritiknya, Beri 'Succes  Story' | Konfrontasi

Menurut ekonom senior Rizal Ramli (RR), jelas dari grafik ini, Menkeu “Terbalik” Sri Mulyani  sangat menguntungkan kreditor, dan merugikan rakyat & bangsa Indonesia..'' Diberi deh hadiah kaleng2-an yang bisa dipakai ‘ngapusi’ elite Indonesia, media & pseudo-intelek,'' ujar RR, Menko Ekuin Presiden Gus Dur..

Berikut ini adalah simulasi perbandingan total bunga bond 4 negara ASEAN (Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina) selama 10 tahun ke depan, untuk setiap $10 miliar bond yang diterbitkan masing-masing negara.

Image

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...