Rizal Ramli: Kerakusan Oligarki Tidak ada Habis-habisnya, Oligarki yang sudah Super Kaya Dikasih wagyu super untuk 50 tahun

KONFRONTASI- Tokoh bangsa Rizal Ramli 9RR)  mengemukakan, Oligarki yang sudah super kaya dikasih  wagyu super utk 50 tahun, harta mereka bisa naik 20-100 kali. ''Tidak perlu memeras lagi buruh yang sudah miskin. Tapi kerakusan (‘greed’) tidak ada habis-habisnya,'' demikian RR, ekonom senior.

''Itulah mengapa pendiri pendiri  Republik Indonesia  tidak mau ikut model liberalisme/kapitalisme ugal-ugalan.  UUD’45 di tengah,  di sebelah kanan kapitalisme predator dan di seleah kiri komunisme diktator prolatariat, dan UUD45  ini yang dikhianati !,'' kata RR, Menko Ekuin Presiden Gus Dur.

''Bagaimana dengan birokrat korup dan lapangan kerja ? Tidak ada jalan lain, harus ditindak tegas mereka,'' ujar RR.

17 Tokoh NU Curhat ke Rizal Ramli, Prihatin Rakyat Kecil Makin Susah Cari  Nafkah | RIAU24.COM

''Pemerintan kami, Gus Dur, ciptakan lapangan kerja 5 juta per tahun, Jokowi kurang 1 juta/tahun. Kami ndak pakai  Omnibus-Cilaka, pakai kebijakan makro & korporate yang pro petani, nelayan,  UKM dan pengusaha nasional,'' kata RR.

''Karena kami ‘policy makers” tidak punya konflik kepentingan !!'' tegas RR.

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Maria SW Sumardjono, menyatakan Undang-Undang Cipta Kerja tidak memenuhi syarat pembentykan UU dan melanggar syarat pembentukan UU.

"Jangan karena ini omnibus law, ini istimewa, sangat khusus sehingga boleh melanggar apa saja. Saya kira tidak begitu," ujar Maria dalam webinar 'UU Cipta Kerja dan Masa Depan Lingkungan Indonesia' yang digelar PSLH UGM, Sabtu (10/10).

 

 

Maria berkata UU Ciptaker juga melanggar syarat formil karena tidak jelas pembentukan, misalnya untuk mendatangkan investasi atau memperluas lapangan pekerjaan. Dia justru menilai UU Ciptaker cenderung hanya bermain dengan kata-kata.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...