18 June 2018

Rizal Ramli: 20 Tahun Reformasi Gagal, hasilkan Demokrasi Kriminal

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli menegaskan, demokrasi yang dihasilkan dari berjalannya reformasi selama 20 tahun adalah demokrasi kriminal.

Mantan Menko Ekuin itu  menjelaskan, demokrasi kriminal itu ditandai dengan maraknya pejabat dan kepala daerah hasil demokrasi yang terperangkap kasus korupsi.

"Demokrasi kriminal menghasilkan kemakmuran buat elite, bukan kemakmuran buat bangsa. Ini bukti bahwa reformasi gagal membawa mayoritas rakyat kita makmur,” ujar dia di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, (21/5).

Ekonom senior ini menilai, demokrasi kriminal dan ekonomi neoliberal adalah pintu masuk neokololim yang membuat bangsa ini semakin rusak.

Rizal Ramli menegaskan, partai politik yang ada saat ini tidak berjalan fungsinya dalam mencari kader bangsa yang berkualitas.

"Yang ada sekarang merampok secara bersama-sama,” tegasnya.

Pria yang sudah mendeklarasikan diri sebagai capres rakyat ini menjelaskan, sistem demokrasi kriminal sudah merubah orang baik menjadi buruk.

"Siapapun orang baik, yang masuk sistem demokrasi ini jadi rusak,” demikian mantan anggota tim panel Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ini. [sam]

Category: 
Loading...