21 March 2019

Proyek Jokowi Bisa Bikin RI Bangkrut: Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai Rp 81 Triliun

KONFRONTASI- Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mencatat biaya total proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai US$ 6,017 miliar atau setara Rp 81,23 triliun. Angka ini sedikit meningkat dari total biaya yang diketahui sebelumnya yaitu US$ 5,99 miliar atau setara Rp 80,86 triliun. Ini bisa bikin RI bangkrut.  Biaya proyek kereta cepat Jakarta Bandung 81 triliun. Misal dalam 1 hari dapat margin keuntungan satu milyar, maka dibutuhkan waktu 81.000 hari untuk BEP atau sekitar 222 tahun. RI bisa bangkrut, demikian analisis para peneliti dan aktivis yang disebar di media sosial. ''Itu analisis yang harus kita simak, memang amat mahal, RI sangat mungkin bangkrut,'' kata Nehemia Lawalata dari PErsatuan Alumni GMNI.
Chairman Perusahaan konsorsium pelat merah PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) Sahala Lumban Gaol mengatakan biaya total ini sudah termasuk dengan biaya asuransi proyek dan ebt service reserve account (DSRA) yang harus ditanggung PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai Rp 81 Triliun

"Sebenarnya memang dari awal total semua itu US$ 6,017 miliar. Kalau yang US$ 5,99 miliar itu belum termasuk asuransi dan yang lainnya," kata Sahala di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (20/02/2018).


Dari total biaya tersebut, 75% akan dipenuhi melalui pinjaman dari China Development Bank (CDB) dan 25% akan dipenuhi dari ekuitas pemegang saham yaitu 40%  konsorsium peursahaan China dan 60% PSBI.
 

Sahala menjelaskan pemegang saham sampai saat ini sudah mengucurkan biaya sekitar Rp 4 triliun untuk konstruksi proyek yang sudah mencapai 10%. "Equity partisipationnya itu kalau saya tidak salah sudah sekitarRp  4 triliun. Kan da 25% dari project cost itu adalah equity partisipation sekitar Rp 20 triliun," kata Dia.


Dia mengatakan pihaknya akan terus berupaya menyelesaikan persyaratan yang harus dipenuhi seperti masalah pembebasan lahan agar pinjaman dari CDB senilai US$ 500 juta dapat dicairkan pada Maret 2018. 

"Ya itu tentu jadi target kita semuanya. Target kami nanti April sampai Jawa Barat sudah 100% bebas tanahnya. Kalau sekarang kami sudah menyerahkan ke kontraktor 55 km dari 142 km. Jadi kontraktor sudah mulai kerja semua," jelasnya.

Sesuai dengan target Menteri BUMN, pihaknya juga yakin proyek ini dapat selesai pada 2020. "Pasti. Kontraktor sangat yakin selesai. Target bu menteri itu target kami juga," kata Dia. (gus/gus)

 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...